KAJIAN PENGEMBANGAN KOMODITAS UNGGULAN BUAH-BUAHAN DI KABUPATEN SAMBAS

Nur Istiqamah, Uray Dian Novita

Abstract


ABSTRAK

Penelitian ini bertujuan menentukan komoditas unggulan buah-buahan yang diprioritaskan untuk dikembangkan di Kabupaten Sambas, merumuskan strategi pengembangan agribisnis komoditas unggulan tanaman buah-buahan di Kabupaten  Sambas dan Menentukan alternatif lokasi pengembangan agribisnis komoditas unggulan tanaman buah-buahan di Kabupaten Sambas. Penelitian ini bersifat deskriptif dengan menggunakan metode survey. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah dengan purposive sampling yaitu menentukan atau memilih responden dengan sengaja. Responden dipilih karena dianggap memiliki pengetahuan, kemampuan dan pengalaman dalam bidang pengembangan komoditas hortikultura buah-buahan. Alat analisis yang digunakan adalah Location Quotient. Hasil analisis Location Quotient (LQ) rata-rata komoditas buah-buahan adalah 2,68. Buah-buahan ini terdiri dari bermacam buah yang di produksi di Kabupaten Sambas, antara lain: alpukat, belimbing, duku, durian, jambu biji, jambu air, jeruk siam, jeruk besar, mangga, manggis, nangka, nenas, pepaya, pisang, rambutan, salak, sawo, markisa, sirsak dan buah naga. Dari 19 kecamatan yang ada Kecamatan Sajad merupakan kecamatan yang paling banyak komoditas unggulan yaitu sebanyak 12 komoditas buah-buahan. Sedangkan kecamatan Semparuk, Tebas dan Tangaran tidak memiliki komoditas unggulan. Dari hasil analisis ini dapat diketahui bahwa tingkat produksi yang tinggi belum tentu menjadi komoditas unggulan untuk suatu daerah seperti kasus pada kecamatan Tebas yang merupakan penghasil jeruk siam terbesar di Kabupaten Sambas.

Kata Kunci : Buah-buahan, Komoditas Unggulan, LQ

 

ABSTRACT

The aim of this study determine superior commodities of priority fruits to be developed in Sambas District, formulate the agribusiness development strategy of superior commodities of fruit plants in Sambas Regency and determine alternative location of agribusiness development of superior commodities of fruit plants in Sambas Regency. This research is descriptive by using survey method. The sampling technique used is purposive sampling that is determining or selecting the respondents intentionally. Respondents were selected because they were considered to have knowledge, skills and experience in the field of horticultural commodities development of fruits. The analytical tool used is Location Quotient. The result of the Location Quotient (LQ) analysis of the average commodity of fruits is 2.68. These fruits consist of various fruits that are produced in Sambas District, among others: avocado, starfruit, duku, durian, guava, cashew nut, siam orange, orange, mango, mangosteen, jackfruit, pineapple, papaya, rambutan, salak, sawo, passion fruit, soursop and dragon fruit. Of the 19 existing sub-district, Sajad subdistrict is the most widely superior commodity that is as many as 12 commodities of fruit. While Semparuk, Tebas and Tangaran subdistricts do not have excellent commodities. From the results of this analysis it can be seen that high production level does not necessarily become a superior commodity for a region such as the case in Tebas sub-district which is the biggest producer of siam orange in Sambas district.

Keywords: Fruits, Superior Commodities, LQ

References


Alkadri, 2001. Manajemen Teknologi untuk Pengembangan Wilayah. Edisi Revisi. Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi. Jakarta.

Firdaus, Muhammad. 2008. Manajemen Agribisnis. Bumi Aksara. Jakarta.

Kadariah. 1985. Ekonomi Perencanaan. Fakultas Ekonomi Universitas Indonesia.Jakarta.

Saragih, B. 1992. Agroindustri sebagai Suatu Sektor yang Memimpin dalam PJPT II. (Disampaikan Pada Seminar Parhepi Dinamika Pemikiran Tentang Pembangunan Pertanian). Perhimpunan Ekonomi Pertanian Indonesia. Jakarta.

Solahuddin. 1999. Tinjauan Strategik Kebijaksanaan. Disampaikan pada Diskusi Panel Penggalangan Agribisnis sebagai Leading Sektor menghadapi Era AFTA dan APEC. Jakarta.

Subiyakto. 1996. Manajemen Agribisnis. Kanisius. Jakarta.

Saptana, Sumaryanto, Masdjidin S., Henny M, Ikin S, dan Supena F. Analisis Daya Saing Komoditas Unggulan Hortikultura. Buletin Agroekonomi, Volume 3, Nomor 1, November 2002.

Tarigan, R. 2005. Ekonomi Regional. PT. Bumi Aksara. Jakarta.




DOI: http://dx.doi.org/10.29406/jmm.v13i2.757

Refbacks

  • There are currently no refbacks.




License URL: https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0/

Creative Commons License

The Copyright is reserved to the Journal of Motivation Management that is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License .

website statistics website statistics