Keanekaragaman Jenis Bunga di Bantul Sebagai Sumber Belajar Biologi Berbasis Potensi Lokal

Puspa Nurmalasari Puspa Nurmalasari

Abstract


Belajar biologi secara langsung di lingkungan memberikan pengalaman langsung bagi siswa sehingga dapat mengembangkan ketertarikannya terhadap biologi. Potensi lokal dapat digunakan sebagai sumber belajar biologi, karena siswa dapat mengetahui pelestarian sumber daya alam beserta konservasinya. Permasalahan yang muncul adalah materi tidak dikaitkan dalam kehidupan sehari-hari dan terpaku pada buku. Beberapa guru biologi kurang peka terhadap potensi yang terdapat di lingkungan. Solusinya adalah memadukan materi biologi dengan potensi lokal. Tujuan artikel ini untuk mengidentifikasi potensi lokal di Romantic Garden sebagai sumber belajar biologi berbasis potensi lokal pada materi keanekaragaman hayati dan bentuk pengintegrasian potensi lokal ke dalam materi keanekaragaman hayati. Jenis penelitian menggunakan kualitatif. Penelitian tahap I dilakukan survei awal, penentuan lokasi sampling, dan inventarisasi tumbuhan lokal beserta ciri morfologinya dengan metode pengamatan dan wawancara. Jenis bunga ditulis klasifikasinya dan kunci determinasi. Tahap II adalah analisis potensi pemanfaatan tanaman bunga sebagai sumber belajar biologi melalui studi literatur. Berdasarkan hasil penelitian, potensi lokal tanaman bunga di Romantic Garden terdapat 7 jenis bunga dengan 17 macam warna yang dapat digunakan sebagai sumber belajar biologi berbasis potensi lokal. Bentuk pengintegrasian potensi tanaman bunga pada materi keanekaragaman hayati tingkat gen dan jenis dapat disusun dalam modul.


References


Alimah, Siti. 2019. Kearifan Lokal dalam Inovasi Pembelajaran Biologi: Strategi Membangun Anak Indonesia yang Literate dan Berkarakter untuk Konservasi Alam. Jurnal Pendidikan Hayati 5(1): 1-9.

Haryanto, Rudi. 2018. Analisis Pemanfaatan Modul Berbasis Potensi Lokal sebagai Alternatif Bahan Ajar Pendidikan Lingkungan. Jurnal Indonesian Biology Teachers 1(2): 62-68.

Jena, A.K. 2012. Awareness, Openness and Eco-friendly (AOE) Model Teaches PreService Teachers on How to Be Eco– Friendly. International Electronic Journal of Environmental Education 2(2): 103-117.

Kumolo, F.B. dan S. Utami. 2011. Jenis–jenis Tumbuhan Anggota Famili Asteraceae di Wana Wisata Nglimut Gonoharjo Kabupaten Kendal Jawa Tengah. Jurnal Bioma 13(1): 13-16.

Megawati, Samsurizal, dan Ramadhanil. 2017. Keanekaragaman Suku Asteraceae di Sekitar Danau Kalimpa’a Kawasan Taman Nasional Lore Lindu. Journal of Science and Technology 6(3): 239-253.

Mumpuni, K.E. 2013. Potensi Pendidikan Keunggulan Lokal Berbasis Karakter dalam Pembelajaran Biologi di Indonesia. Prosiding Seminar Nasional Biologi 10(2): 1-7.

Mumpuni, Kistantia Elok, Herawati Susilo, Fatchur Rohman. 2014. Potensi Tumbuhan Lokal Sebagai Sumber Belajar Biologi. Proceeding Biology Edcuation Conference 11(1): 825-829.

Prabowo, Dytta Lyawati, Nurmiyati, dan Maridi. 2016. Pengembangan Modul Berbasis Potensi Lokal pada Materi Ekosistem sebagai Bahan Ajar di SMA N 1 Tanjungsari, Gunungkidul. Proceeding Biology Education Conference. Vol 13(1): 192-195.

Simpson, G. Michael. 2006. Plant Systematics. Canada: British Library.

Tjitrosoepomo, Gembong. 2010. Taksonomi Tumbuhann Obat-obatan. Yogyakarta: UGM Press.

Widowati, Asri, Yuni Wibowo, dan Sukarni Hidayati. 2013. Pemanfaatan Potensi Lokal Sekolah dalam Pembelajaran Biologi SMP. Jurnal Pendidikan Matematika dan Sains 1(1): 74-82.

Yokhebed, Titin, Eko S. Wahyuni. 2016. Peningkatan Life Skill Melalui Pembelajaran Berbasis Keunggulan Lokal. Proceeding Biology Education Conference 13(1): 455-460.




DOI: http://dx.doi.org/10.29406/.v7i2.2134

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


.

website statistics

Creative Commons License

The Copyright is reserved to the Jurnal Bioeducation that is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License

PKP