ASPEK TEKNIS ANALISIS KESESUAIAN LAHAN PERTAMBAKAN DI DESA SUKA BARU KECAMATAN BENUA KAYONG KABUPATEN KETAPANG

hastiadi hasan, hendry yanto hastiadi hasan
hendry yanto

Sari


Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kesesuiaan lahan berdasarkan aspek teknis usaha budidaya perikanan di tambak yang berkaitan dengan produksi, dan menentukan tingkat teknologi dan komoditas yang sesuai di Desa Suka Baru Kecamatan Benua Kayong. Data yang dikumpulkan adalah parameter-parameter dari aspek biologi, fisik dan kimia lahan dan perairan.  Hasil penelitian menunjukkan bahwa lahan di Desa Suka Baru 1 (lokasi sampel dekat dengan Sungai Pawan depan Pulau Udang) memiliki nilai 64 %, sehingga dapat dipertimbangkan sebagai kawasan pertambakan dan kawasan tersebut tidak direkomendasikan untuk lahan pertambakan.  Sebaliknya lokasi sampel Desa Suka Baru 2 yang merupakan bekas sawah yang tidak digunakan lagi  seluas 45 ha memiliki nilai 82 % sehingga dapat dikategorikan sangat sesuai.  Kawasan di lokasi sampel Desa Suka Baru 2 direkomendasikan dapat dijadikan kawasan pertambakan di Desa Suka Baru Kecamatan Benua Kayong. Desa Suka Baru memiliki daya dukung rendah, dan tingkat teknologi budidaya tambak yang dapat diterapkan adalah ekstensif atau tradisional. Jenis-jenis komoditas yang sesuai untuk dibudidayakan di tambak adalah udang windu, ikan bandeng, kakap putih, kepiting, dan berbagai jenis biota air payau lainnya

Teks Lengkap:

PDF

Referensi


Boyd, E.C. 1991. Water Quality Management and Aeration in Shrimp Farming. Central Research Institute for Fisheries, Jakarta.

Hardjowigeno, S., M. Soekardi, D. Djaenuddin, Nata Suharta, dan Erik R. Jordens. 1996. Kesesuaian Lahan Untuk Tambak (Land Suitability for Brackishwater Fishpond). Second Land Resource Evaluation and Planing Project. Centre for Soil and Agroclimate Research, Bogor. 17 hal.

Ismail, A. dan A. Sudrajat. 1992. Budidaya Udang Windu di Tambak Smei Intensif. Makalah Temu Tugas Dalam Aplikasi Teknologi Bidang Perikanan. Pusat Perpustakaan dan Komunikasi Penelitian. Badan Litbang Pertanian, Dept. Pertanian: 51-64.

Badan Pusat Statistik dan Badan Pencanaan dan Pembangunan Daerah Kabupaten Ketapang. 2008. Kecamatan Matan Hilir Selatan Dalam Angka Tahun 2008. 114 hal.

Mustafa, A. dan E. Ratnawati. 2007. Faktor-Faktor Dominan Yang Mempengaruhi Produktifitas Tambak di Kabupaten Pinrang, Sulawesi Selatan. Jurnal Riset Akualtur, 2 (1): 117-133.

Mustafa, A., I. Sapo, Hasnawi, dan J. Sammut. 2007. Hubungan Antara Faktor-Faktor Kondisi Lingkungan dan Produktifitas Tambak Untuk Penajaman Kriteria Kelayakan Lahan: 1. Kualitas Air. Jurnal Riset Akuakultur, 2 (3): 289-302.

Panjtara, B., M.N. Nessa, W. Monoarfa, dan I. Djawad. 2007. Upaya Peningkatan Produktifitas Tambak di Tanah Sulfat Masa Dengan Mengurangi Toksik Dari Pematang. Jurnal Riset Aquakultur. 2 (2): 257-269.

Poernomo, A. 1992. Pemilihan Lokasi Tambak Udang Berwawasan Lingkungan. Pusat Penelitian dan Pengembangan Perikanan, Jakarta.




DOI: http://dx.doi.org/10.29406/rya.v6i1.950

Refbacks

  • Saat ini tidak ada refbacks.


Creative Commons License

The Copyright is reserved to the Jurnal Ruaya that is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License website statistics