PENGARUH KONSENTRASI LARUTAN TEH (Camellia Sinensis) TERHADAP DAYA REKAT (Adhesiveness) DAN PENETASAN TELUR IKAN BAUNG (Mystus Nemurus)

Arie Badarullah, Eka Indah Raharjo, Rachimi . Arie Badarullah
Eka Indah Raharjo
Rachimi .

Sari


Penelitian ini bertujuan untuk menentukan konsentrasi larutan teh untuk menghilangkan daya rekat pada telur ikan baung dan penetasan telur. Pelaksanaan penelitian ini dilakukan di Sekolah Usaha Perikanan Menengah (SUPM) Pontianak. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 4 perlakuan dan 3 ulangan dengan konsentrasi larutan teh antara lain adalah perlakuan A (kontrol), B (4 gr/L), C (6 gr/L), dan D (8 gr/L). Parameter pengamatan yang dilakukan adalah derajat pembuahan telur (FR), sifat menghilangkan daya rekat telur, daya tetas telur (HR), kelangsungan hidup larva (SR), dan kualitas air. Hasil dari pengamatan menunjukan serbuk teh pada kosentrasi 6 gr/L dapat meningkatkan derajat pembuahan dan penetasan telur serta kelangsungan hidup larva. Hal ini dikarenakan hilangnya lapisan lendir (daya rekat) yang terdapat pada permukaan telur oleh tanin sehingga telur tidak menempel antara telur satu dengan telur lainnya serta tidak menutupi lubang mikrofil sebagai jalannya masuknya oksigen pada telur.

Teks Lengkap:

PDF PDF

Referensi


Ajizah, A., 2004. Sensitivitas Salmonella Typhimurium terhadap Ekstrak Daun Psidium Guajava L. Bioscientiae Vol.1 No.1. pp: 8-31

Alamsyah, N. A., 2006, Taklukkan Penyakit dengan Teh Hijau, Penerbit Agri media Pustaka, Jakarta.

Asmawi, S.1983. Pemeliharaan Ikan Dalam Keramba.PT. Gramedia. Jakarta

Cholik, F. 2005. Akuakultur Tumpuan Harapan Bangsa. Masyarakat Perikanan Nusantara. Jakarta.

Cholik F., Artati dan R.Arifudin., 1986. Pengelolaan kualitas air kolam. INFIS Manual seri nomor 26. Dirjen Perikanan. Jakarta.

Deaville, E. R., Givens, D.I. dan Harvey, I. M. 2010. Chesnut and Mimosa tannin silage: Effect in sheep differ for apparent digestibility, nitrogen utilitation and losses. Anim. Feed Sci. Technol. 157: 129-138.

Effendi, M.I. 1997. Biologi Perikanan. Yayasan Pustaka Nusantara. Yogyakarta. 163 hal.

Effrizal, Affriazi. 1998. Pengaruh Penyuntikan Ovaprim Terhadap Kualitas Telur Ikan Nila.

El-Gamal, A. H. E. and Zeinab, A. 2008. Effect of Removal of Egg Adhesiveness on Hatchability and Effect of Different Levels of Salinity on Survival and Larva Development in Common Carp, Cyprinus Carpio. Journal of Applied Sciences Research. Egypt.:1935-1945.

Fulder, S., 2004, Khasiat Teh Hijau, Prestasi Pustaka, Jakarta.

Gunawan, I. 2016. Pengantar Statistika Inferensial, Rajawali Pers, Jakarta.

Guyton, A. C. dan J. E. Hall. 2000. Buku Ajar Fisiologi Kedokteran: Textbook of Medical Physiology. Penerbit Buku Kedokteran EGC. Jakarta. hal. 381- 388.

Hanafiah, M. S. K. A. 2012. Rancangan Percobaan: Teori Dan Aplikasi Edisi Ketiga. PT Raja Grafindo Persada, Jakarta. 260 hal.

Handoyono, B. Setiowobowo C. Yustiran Y. 2010. Cara Mudah Budi Daya dan Peluang Bisnis Ikan Baung dan Jelawat. Bogor.

Kautsar, M. R. 2013. Penggunaan Larutan Teh Sebagai Penurun Daya Rekat Telur Ikan Mas Komet. Universitas Pajadjaran, Jatinegoro.

Khairuman dan Khairuman Amri. 2008. Ikan Baung Peluang Usaha dan Teknik Budi Daya Intensif. Jakarta.

Kordik, M.G.H. 2010. Budidaya Ikan Patin di Kolam Terpal. Lilie Publisher. Yogyakarta.

Kottelat, M.A.J. Whitten., S.N. Kartikasari dan S. Wirjoatmodjo, 1993. Ikan air tawar Indonesia bagian barat dan Sulawesi. Edisi Dwi Bahasa (Inggris-Indonesia). Jakarta: Periplus Edition (HK) Ltd. Bekerja sama dengan EMDI Kantor Menteri Negara KLH Republik Indonesia.

Lagler et al, (1977¬. Lagler, K.F., J.E. Bardach, R.R. Miller dan D.D. Maypassino. 1977. Ichtiology Second Edition. John Willey and Sons, Inc. New York. 982 Hal.

Lenny, S., 2006, Senyawa Terpenoida dan Steroid, Karya Ilmiah Fakultas MIPA, Universitas Sumatera Utara, Medan.

Maisura, I. 2004. Pengaruh Perbedaan Salinitas terhadap Tetasan Telur dan Kelulushidupan Larva Ikan Manvis (Pterophyllum scalare). Jurnal Penelitian. Fakultas Perikanan. Universitas Brawijaya. Malang. 52 hal.

M. Ghufran H. Kordik K. 2013. Buku Pintar Bisnis & Budidaya Ikan Baung. Lilie Publisher. Yogyakarta. 90-92 Hal.

Masduki, I. 1996. Efek antibakteri ekstrak biji pinang (Areca catechu) terhadap S. aureus dan E. coli. Cermin Dunia Kedokteran.

Mustofa, A. G. 2009. Pemanfaatan Getah Pepaya (Carica Papaya L.). Kering Sebagai Sumber Enzim Proteolitik untuk Meningkatkan Derajat Pem buahan dan Derajat Penetasan Telur Ikan Mas (Cyprinus carpio L.). Torani (Jurnal Ilmu Kelautan dan Perikanan). Vol 19 (1) April: 8-18.

Murtidjo, B. A. 2001. Beberapa Metode Pemijahan Air Tawar. Kanisius. Yogya karta, 22-24 Hal.

Nita, N. 2013.Potensi Daun Teh (Camelia Sinensis) dan Daun Anting-Anting Acalypha Indica L. Dalam Menghambat Pertumbuhan Salmonella Typhi. Al-Azhar Indonesia Seri Sains dan Teknologi, Vol. 2, No.2. Hal, 2015.

Oyen, F.G.F., L.E.C.M.M. Campr and E.S.W. Bongo. 1991. Effects of Acid Stress on the Embryonic Development of the Common Carp (Cyprinus carpio L). J. Aquat. Toxicology, 19.

Riehl, R dan Appelbaum, S. 1991. A Unique Adhesion Apparatus on the Eggs of the Catfish Clarias gariepinus (Teleostei, Claridae). Japanese Journal of Ichtyology Vol 38 No 2.

Riehl, R dan Appelbaum, S. 1991. A Unique Adhesion Apparatus on the Eggs of the Catfish Kordik, M.G.H. 2010. Budidaya Ikan Patin di Kolam Terpal. Lilie Publisher. Yogyakarta.

Robert, T. R. (1989). The freshwater fishes of Western Borneo (Kalimantan Barat,

Indonesia). California: Academy of Science. 210p.

Samuel, dan S. Adjie. 1994. Aspek reproduksi dan kebiasaan makanikan baung (Mystus nemurus C.V.) di daerah aliran sungai Batanghari Jambi. Buletin Penelitian Perikanan Darat XII.

Soehardjo, H., H. Djiman dan S. Hartati. 1996. Vademecum Teh. Pematang Siantar: PT Perkebunan Nusantara IV-Press.

Sayer, M.D.J., J.P. Reader. And R. Morries. 1991. Embryonic and larval development of brown trout. Exposure to Alumunium, Copper, Zinc In Soft Acid Water. J. Fish Biol, 38 z; 431 – 455.

Tang, U.M2003. Teknik Budidaya Ikan Baung. Yogyakarta: Kansius

Tang, U.M dan R, Affandi. 2000. Biologi Reproduksi Ikan. Pusat Penelitian Kawasan Pantai dan Perairan Universitas Riau, Pekanbaru. 166 hlm.

Tuminah, S. 2004. Teh [Camellia sinensis O.K. var. Assamica (Mast)] sebagai Salah Satu Sumber Antioksidan. Cermin Dunia Kedokteran No. 144. Jakarta: Pusat Penelitian dan Pengembangan Pemberantasan Penyakit, Balai Penelitian dan Pengembangan Kesehatan, Departemen Kesehatan RI

Waynarovich, E and L. Horvath. 1980. The Artificial Propagation of Warm Water Finishes A Manual For Extention. FAO Fisheries Technical Paper No. 201.




DOI: http://dx.doi.org/10.29406/jr.v8i2.2264

Refbacks

  • Saat ini tidak ada refbacks.


Creative Commons License

The Copyright is reserved to the Jurnal Ruaya that is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License website statistics