PENINGKATAN POTENSI REPRODUKSI IKAN CUPANG (BETTA SPLENDENS) JANTAN MELALUI INDUKSI HORMONAL

Nur Kur'ani, Tuti Puji Lestari, . . Farida, Abi Fahrurrazi Nur Kur'ani
Tuti Puji Lestari
. . Farida
Abi Fahrurrazi

Sari


Penelitian ini dilakukan dengan tujuan dapat meningkatan waktu maturasi dan nilai maturasi induk ikan cupang jantan yang diinduksi melalui oral. Metode yang digunakan adalah rancangan acak lengkap (RAL) yang terdiri dari 5 perlakuan da 3 ulangan. Dosis hormone terdiri atas 5 taraf yaitu: 0,00 mL.kg-1 induk; 0,50 mL.kg-1 induk; 1,0 mL.kg-1 induk; 1,50 mL.kg-1 induk; dan 2,0 mL.kg-1 induk. Ikan uji yang digunakan sebanyak 135 ekor ikan jantan dengan bobot 1,00-3,15 g dan sudah mencapai tingkat kematangan gonad II. Ikan diberi pakan dua kali sehari (pagi dan sore) secara at satiation selama 7 minggu. Selama masa pemeliharaan parameter yang diamati meliputi: waktu maturasi, maturase, morfologi gonad dan kelangsungan hidup. Hasil penelitian menunjukkan bahwa induksi hormone oodev melalui oral dapat meningkatkan kinerja reproduksi lebih baik (240%) dibandingkan induksi tanpa hormon. induksi hormone dalam pakan dapat menghasilkan induk matang 100%. Dengan demikian, induksi hormon 1,16 mL.kg-1 induk dapat menginduksi 2,4 kali lebih cepat.

Kata kunci:Betta splendens, maturasi, Oodev, oral


Teks Lengkap:

PDF

Referensi


Arfah. H., Soelistyowati D. T, Bulkini. A. 2013. Maskulinisasi ikan cupang Betta splendens Melalui Perendaman Embrio Dalam Ekstrak Purwoceng Pimpinella alpine. Jurnal Akuakultur Indonesia. 8(2): 133-149.

Axelrod H.R. 1995. Encyclopedia of Tropical Fishes: With Special Emphasis on Techniques of Breeding. T.F.H. Publications, Inc. University of California. 631 h.

Axelrod H.R. & L.P. Schultz. 1990. Handbook of Tropical Aquarium Fishes. T.F.H Publication, Inc. New York. Canada. 532 halaman.

Dewantoro. G. W. 2001. Fekunditas dan Produksi Larva pada Ikan Cupang (Betta splendens Regan) Yang Berbeda Umur dan Pakan Alaminya. Jurnal Iktiologi Indonesia. 1(2): 49-53.

Dhewantara. Y.L., Rahmatia, F dan Nurhidayat. 2016. Rekayasa Rematurasi Ikan Synodontis Menggunakan Hormon Oodev pada Dosis Berbeda Melaui Penyuntukan. Jurnal Ilmiah Satya Minabahari. Hal. 59-68.

Doutrelant, C., P.K. McGregor & R.F. Oliveira. 2001. The effect of an audience on intrasexual communication in male Siamese fighting fish, Betta splendens. Behaviour Ecology.12(3): 283-286.

Fadillah R. 2016. Peningkatan Produksi Telur Ikan Nilem (Osteoxhilus hasselti) Sebagai Sumber Kaviar Melalui Kombinasi Oodev, RGH dan Minyak Ikan Pada Pakan. Tesis. Program Pascasarjana. Institut Pertanian Bogor.

Farastuti. E. R., Sudrajat. A. O., Gustiano. R. 2014. Induksi Ovulasi dan Pemijahan Ikan Soro (Tor soro) Menggunakan Kombinasi Hormon. Limnotek 21(1): 87-94.

Farida., Gunarsa, S. dan Hasan. A. 2018. Penambahan Tepung Kunyit dan Ooodev dalam Pakan untuk Menginduksi Pematangan Gonad Induk Ikan Biawan (Helostoma temminkii). Jurnal Ruaya vol 6(2):70-80.

Gosh, A., I. Bhattacharjee., M. Ganguly., S. Mondal & G. Chandra. 2004. Efficacy ofSome Common Aquarium Fishes as Biocontrol Agent of Readult Mosquitoes. Journal Penelitian Kesehatan 32:144-149.

Hutagalung, R. A., Widodo, M. S., dan Faqih, A. R. 2015. Evaluasi Aplikasi Hormon PMSG (Oodev) Terhadap Indeks Hepatosomatik dan Gonadosomatik Ikan Gabus. Jurnal Akuakultur Indonesia. 14(1): 24-29.

Kottelat. M. 2013. The Fishes of The Inland Waters of Southeast Asia: A Catalogue and Core Bibliography of The Fishes Known to Occur in Freshwaters, Mangroves, and Estuaries. The Raffles Bulletin of Zoology (27): 1– 663.

Lima, J.W.O., L.P.G Cavalcanti, R.J.S. Pontes & J. Heukelbach. 2010. Survival of Betta splendens Fish (Regan, 1910) in Domestic Water Containers and Its Effectiveness In Controlling Aedes Aegypti Larvae (Linnaeus, 1762) In Northeast Brazil. Tropical Medicine and International Health. Volume 15 (12): 1525-1532.

Lingga, P. dan Susanto, H. 2003. Ikan Hias Air Tawar. Penebar Swadaya. Jakarta. h. 45.

Manik. L. 2016. Induksi Pematangan Gonad Ikan Badut (Amphiprion Percula) Menggunakan Hormon Oodev Melalui Pakan. Skripsi. Institut Pertanian Bogor, Bogor. 18 halaman

Mardiana, M. 2017. Rematurasi Ikan Tambakan (Helostoma temmincki) Melalui Penyuntikan Hormon Oocyte developher (Oodev) dengan Dosis Berbeda. Skripsi. Pogram Studi Budidaya Perairan. Jurusan Perikanan dan Kelautan. Fakultas Pertanian. Universitas Lampung, Lampung.

Moyle, P.B. dan J.J Chech. 2004. Fishes: An Introduction to Icthyology, 5th Edition. Prentice Hall. Inc. New Jersey.h. 114.

Moore W T., Ward D N. 1980. Pregnant Mare Serum Gonadotropin Rapid Chromatographic Procedures for The Purification of Intact Hormone and Isolation Of Subunit. Journal of Biological Chemistry. 17(4): 6928-6929

Nainggolan, A. 2014. Peningkatan Mutu Reproduksi Induk Betina Lele (Clarias Sp) Melalui Pemberian Kombinasi Pakan Bersuplemen Spirulina plantesis dan Oodev. Tesis. Institut Pertanian Bogor.

Pateda. R. 2015. Pengaruh Pemberian Pakan Kuning Telur yang Berbeda Terhadap Pertumbuhan dan Kelangsungan Hidup Larva Ikan Cupang (Betta plakat) di Balai Benih Ikan (BBI) Kota Gorontalo. Skripsi. Pogram Studi Budidaya Perairan. Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan. Universitas Negeri Gorontalo.

Rottman R.W., Shireman, J. V., & Chapman, F. A. 1991. Hormonal Control of Reproduction in Fish for Induced Spawning. Southern Regional Aquaculture Center. 424 halaman.

Sari, E. 2015. Rekayasa Rematurasi Ikan Betok (Anabas testudieus) Menggunakan Hormon Oodev pada Dosis Berbeda Melalui Penyuntikan dengan Rentang Waktu 6 Hari. Skripsi. Departemen Budidaya Perairan. Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan. Insitut Pertanian Bogor.

Srikrishnan. R., Hirimuthugoda. N dan Rajapakshe. W. 2017. Evaluation of Growth Performance and Breeding Habits of Fighting Fish (Betta splendens) under 3 Diets and Shekter. Journal of Survey in Fisheries Sciences. 3(2):50-65.

Sudrajat A.O., Sugati, A., Alimuddin. 2014. Induksi Maturasi Ikan Sidat Anguilla bicolour Menggunakan Kombinasi Hormon Berbeda. Jurnal Akuakultur Indonesia. 12(22):189-201.

Tang, U. M., dan Affandi, R. 2001. Biologi Reproduksi Ikan. Pusat Penelitian Kawasan Pantai dan Perairan. Universitas Riau, Pekan Baru. 153 halaman.

Tinus A. 2015. Kinerja Reproduksi Dengan Induksi Oodev Dalam Vitelogenesis Pada Rematurasi Induk Ikan Patin (Pangasius hypophthalmus) Di Dalam Wadah Budidaya. Tesis Perikanan. Fakultas Perikanan Universitas Lampung. Fish Scientiae. 3(5):10-16.




DOI: http://dx.doi.org/10.29406/jr.v8i1.1849

Refbacks

  • Saat ini tidak ada refbacks.


Creative Commons License

The Copyright is reserved to the Jurnal Ruaya that is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License website statistics