EFEKTIVITAS PEMBERIAN HORMON TIROKSIN (T4) DAN PHOTOPERIODE TERHADAP PERTUMBUHAN IKAN BAUNG (Mystus nemurus)

Eka Yandra, Usman Muhammad Tang, Henny Syawal Eka Yandra
Usman Muhammad Tang
Henny Syawal

Sari


Hormon tiroksin (T4) mampu membantu mengatur proses metabolisme dan memacu laju pertumbuhan pada ikan. Fotoperiod menjadi salah satu solusi dalam memecah permasalahan pertumbuhan pada ikan nocturnal. Penelitian ini bertujuan untuk mencari dosis hormon Tiroksin (T4) yang efektif untuk meningkatkan pertumbuhan ikan baung (Mystus nemurus) yang dipelihara dengan manipulasi fotoperiod. Metode yang digunakan adalah metode eksperimen dengan Rancangan Acak Faktorial menggunakan dua faktor dan tiga kali ulangan. Dosis hormon yang diberikan adalah 0, 2, 4 dan 6 mg/kgpakan dengan lama  pencahayaan 0, 12 dan 24 jam/hari. Jenis ikan yang digunakan adalah benih ikan baung berukuran 5,7 cm, berumur 60 hari. Ikan dipelihara dalam keramba yang ditempatkan pada bak kayu dilapisi terpal, berukuran 40 x 60 x 30 cm dengan padat tebar 14 ekor/keramba. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Interaksi antara lama penyinaran dan dosis tiroksin (0 jam/hari dan 6 mg/kg pakan) berpengaruh nyata terhadap retensi lemak (91,68±6,54 %) dan glikogen hati (3,27±0,26 µg/mg). Lama penyinaran (0 jam/hari) berpengaruh nyata terhadap pertambahan panjang mutlak (4,30±1,95 cm), pertumbuhan bobot mutlak (4,87±0,44 g), laju pertumbuhan harian (2,22±0,11 %), kelulushidupan (98,21±3,57 %), rasio konversi pakan (1,71±0,07), retensi protein (19,29±2,41 %), retensi lemak (77,71±10,09 %), glikogen otot (4,36±0,38 µg/mg) dan glikogen hati (2,46±0,91 µg/mg). Dosis hormon tiroksin (6 mg/kg pakan) berpengaruh nyata terhadap pertambahan panjang mutlak (4,41±0,13 cm), pertumbuhan bobot mutlak (4,93±0,45 g), laju pertumbuhan harian (2,24±0,11 %), kelulushidupan (97,62±2,38 %), retensi protein (20,28±1,27 %), glikogen otot (4,39±0,36 µg/mg) dan glikogen hati (2,43±0,73 µg/mg).

Kata kunci : Hormon tiroksin, photoperiod, pertumbuhan, Mystus nemurus.


Teks Lengkap:

PDF

Referensi


Affandi, R., Tang U. M. 2002. Fisiologi Hewan Air. Uni Press, Riau. Hal: 18

Agustinus, L. 2013. Hormon Tiroksin. http://id.doltuku.com. Diakses 28 Februari 2014.

Aqil, N. 2012. Efektifitas perendaman Hormon Tiroksin dan Hormon pertumbuhan Rekombinan terhadap Keragaan Benih Ikan Patin Siam. Skripsi. Program Studi Teknologi dan Manajemen Perikanan Budidaya, Fakultas Perikanan dan ilmu kelautan. Institusi Pertanian Bogor.

Ariandana, R. 2010. Pertumbuhan Benih Ikan Black Ghost (Apteronotus albifrons) pada Intensitas Cahaya dan Lama Penyinaran yang Berbeda.Skripsi Jurusan Budidaya Perairan. Fakultas Pertanian. Universitas Lampung. 58 hlm.

Defrian. 1998. Pertumbuhan dan Kelulushidupan Larva Ikan Tambakan (Hellostoma temmincki CV) dengan Pemberian Hormon Tiroksin (T4). Skripsi Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan Universitas Riau.

Effendi, I. 2004. Pengantar Akuakultur. Penebar Swadaya. Jakarta.

Handayani, S. 2001. Peran Hormon 3,5,3'-Triodotironin (T3) Dalam Pakan Terhadap Peningkatan Laju Pertumbuhan dan Efisiensi Pakan Gurame (Osphronemus gouramy Lac.). Makalah Falsafah Sains. IPB

Heltonika. B. dan Karsih. O. R. 2017. Pemeliharaan Benih Ikan Baung (Hemibagrus nemurus) dengan Teknologi Photoperiod. Berkala Perikanan Terubuk. 45 (1) : 125 - 137

Hoar, W. S. dan Randall, D. J. 1969. Reproduction and Growth. Fish Physiology Volume III. Academic Press. New York. United States of America. 485 p.

Isvarida. 2004. Pertumbuhan dan Kelulushidupan Ikan Baung (Mystus nemerus sp.) dengan Pemberian Hormon Troksin (T4). Skripsi. Fakultas Pertanian dan Ilmu Kelautan. Universitas Riau. Pekanbaru.

Latar, D. I. 2013. Efektifitas Pemberian Hormon Pertumbuhan Rekombinan Melalui Pakan dengan bahan Penyalut Berbeda dan Palleting pada Ikan Nila. Tesis Sekolah Pascasarjana Institut Pertanian Bogor.

Legimin. 2005. Pengaruh Penambahan Hormon Tiroksin (T4) pada Pakan Buatan terhadap Pertumbuhan Ikan Pantau (Rasbora lateristrata Blkr). Skripsi Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan Universitas Riau.

Lesmana, D.S. 2002. Agar Ikan Hias Cemerlang. Penebar Swadaya. Jakarta. 66 hlm

Lukistyowati. I. 1992. Pengaruh T3 dan Hormon-hormon (Gonadhotropin dan Steroid Sex) terhadap Pendewasaan Ikan Mas (Cyprinus carpio) Bahan Kuliah Fisiologi Ikan. Fakultas Perikanan. Universitas Riau Pekanbaru. 21 hal. (tidak diterbitkan).

Naibaho, M. A. F. 2017. Pengaruh Penambahan Hormon Tiroksin (T4) Pada Pakan Terhadap Laju Pertumbuhan Ikan Baung (Hemibagrus Nemurus) Dengan Sistem Resirkulasi. Skripsi Fakultas Perikanan dan Kelautan Universitas Riau. Pekanbaru.

Nuraini. 2008. Pertumbuhan dan Kelulushidupan Benih Ikan Baung yang Diberi Pakan Bokhasi. Jurnal Teroka Riau 8 (2).

Nurdin, M. 2014. Perbedaaan Lama Penyinaran Dan Intensitas Cahaya Terhadap Pertumbuhan Serta Sintasan Benih Ikan Tengadak (Barbonymus Schawanenfeldii. Tesis. Sekolah Pasca Serjana Institut Pertanian Bogor. Bogor.

Samsudin R, Suhenda N, dan Sulhi M. 2010. Evaluasi Penggunaan Pakan dengan Kadar Protein Berbeda Terhadap Pertumbuhan Benih Ikan Nilem (Osteochilus hasselti). Prosiding Forum Inovasi Teknologi Akuakultur. 697-701.

Sembiring, DRN., Eriyusni, Lesmana I. 2015. Pengaruh Pemberian Hormon Tiroksin pada Pakan Terhadap Pertumbuhan Ikan Mas Koki (Carassius auratus) http://download.portalgaruda.org/ article.php?article

Setiawan, M. Y. Adrian, M. Murdjani, A. 2015. Pengaruh Fotoperiode Terhadap Aktifitas Pertumbuhan dan Kelangsungan Hidup Ikan Patin Siam (Pangasius hypophthalmus). Fish Scientiae, 5 (10) : 73 - 77

Solomon, S.G. and Okomoda, V.T. 2012, Effects of Fotoperiod on the Haematological Parameters of Clarias gariepinus Fingerlings Reared in Water Recirculatory System. Journal of Stress Physiology & Biochemistry, 8 (3): 247-246

Subiyanti, H. 2007. Hormon Tiroksin Dalam Pakan Buatan Pacu Pertumbuhan Benih Gurami. Kementerian Kelautan dan Perikanan. Jakarta.

Soedibya, P. H. T. 2013. Ikan nila GIFT (Oreochromis niloticus) yang diberi pakan mengandung probiotik. Jurnal Akuakultur Indonesia 12 (2), 106–112 (2013)

Sukendi. 2005. Keberhasilan Teknologi Triplodisasi pada Ikan baung (Mystus nemurus CV). Jurnal Perikanan Terubuk Vol 32 : 2 1-8.

Susanti, N. M. Sukendi. Syafriadiman. 2016. Efektivitas Pemberian Hormon Tiroksin (T4) terhadap Pertumbuhan Ikan Pawas (Osteochillus hasselti CV). Jurnal Perikanan dan Keluatan. Vol. 21: 26-31

Syafriadiman, Pamukas, N.A., Saberina, H. 2005. Prinsip Dasar Pengelolaan Kualitas Air. Mina Mandiri Press. Pekanbaru. Hal 131.

Tang, M. U. 2000. Aspek biologi dan kebutuhan lingkungan benih ikan baung (Mystus nemurus C.V.). Tesis S2. Institut Pertanian Bogor. (tidak dipublikasikan).

Windarti dan Heltonika. B. 2015. Manipulasi Fotoperiod untuk Memicu Pematangan Gonad Ikan Silais (Ompok hypopthalmus). Laporan Penelitian. Universitas Riau.

Zairin, M., R.G.Pahlawan. M .Raswin. 2005. Pengaruh Pemberian Hormon Tiroksin Secara Oral Terhadap Pertumbuhan dan Kelangsungan Hidup Ikan Plati Koral Xiphoporus maculates. Jurnal Akuakulutur Indonesia 4(1) : 31-35.




DOI: http://dx.doi.org/10.29406/jr.v8i2.1675

Refbacks

  • Saat ini tidak ada refbacks.


Creative Commons License

The Copyright is reserved to the Jurnal Ruaya that is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License website statistics