Tingkat Kematangan Gonad, Gonadosomatik Indeks dan Hepatosomatik Indeks Ikan Sembilang (Plotosus sp.) di Teluk Pulau Bintan

wiwin kusuma atmaja putra, Tri . Yulianto, Shavika . Miranti wiwin kusuma atmaja putra
Tri . Yulianto
Shavika . Miranti

Sari


Tujuan penelitian ini adalah mengetahui tingkat kematangan gonad, nilai gonadosomatik dan hepatosomatik indeks ikan sembilang di Perairan Teluk Pulau Bintan, Propinsi Kepulauan Riau. Penelitian dilaksanakan pada bulan Juli sampai dengan bulan Agustus tahun 2018. Penelitian ini menggunakan metode survei lapang di teluk pulau Bintan dengan jumlah sampel 30 ekor setiap stasiun (total jumlah ikan sebanyak 120 ekor). Parameter penelitian adalah bobot tubuh, panjang, gonadosomatik indeks, hepatosomatik indeks dan tingkat kematangan gonad. Hasil penelitian tingkat kematangan gonad, gonadosomatik, dan hepatosomatik indeks adalah teluk kampong bugis (TKG I-III, 0.21%, 1.45%), Madong (TKG 0-III, 0,75%, 1.33%), Tembeling (TKG I-III, 0,48%, 1,42%), Dompak (TKG 0-II, 0.18%, 1.08%) dan Pengujan (TKG 0-III, V, 0.38%, 1.35%)


Teks Lengkap:

PDF

Referensi


Amornsakun, T. Krisornpornsan, B. Jirasatian, P. Pholrat, T. Pau, T.M. Hassan, A.B. 2018. Some reproductive biological aspects of gray-eel catfish, Plotosus canius Hamilton, 1822 spawner in Pattani Bay, Thailand. Songklanakarin J. Sci. Technol. 40 (2), 384-389

Anakotta, A.R.F. 2002. Studi kebiasaan makanan ikan-ikan yang tertangkap di sekitar ekosistem mangrove Pantai Oesapa dan Oebelo Teluk Kupang-Nusa Tenggara Timur. [tesis]. Bogor: Program Pascasarjana Institut Pertanian Bogor.

Atmaja P. 2008. Biologi reproduksi ikan motan (Thynnichthys thynnoidesi) di perairan rawa banjiran Sungai Kampar Kiri, Riau [abstrak]. Departemen Manajemen Sumberdaya Perairan, Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, Institut Pertanian Bogor. 10 hal.

Ball, D.V. K.V. Rao. 1984. Marine Fisheries. Tata McGraw-Hill Publishing Company Limited. New Delhi. 250 hal.

Costa, M.J. Cadral, H.N. Drake, P. Economou, A. Frenandez-Delgad. Gordo, L. Marcand, J. Tiel, R. 2002. Recruitment and production of commercial species in estuaries. In: Fishes in Estuaries. Elliott, M., and Hemingway, KL (Ed). Blackwell Scie: 54-123.

Dewanti, Yustin Ragil. Irwani, Sri Rejeki. 2012. Studi Reproduksi dan Morfometri Ikan Sembilang (Plotosus canius) Betina yang Didaratkan di Pengepul Wilayah Krobokan Semarang. Journal Of Marine Research. UNDIP. Volume 1, Nomor 2, Tahun 2012, Halaman 135-144. Online di: http://ejournal-s1.undip.ac.id/index.php/jmr.

Effendie, M.I. 1997. Metoda Biologi Perikanan. Bogor: Yayasan Dewi Sri.

Effendie, M.I. 2002. Biologi Perikanan. Edisi revisi. Yogyakarta: Yayasan Pustaka Nusatama.

Fatah K, Asyari. 2001. Beberapa aspek biologi ikan sembilang (Plotosus canius) di Perairan Estuaria Banyuasin, Sumatra Selatan. Bawal, 3(4).11–17.

Harteman, Edison. 2015. Korelasi Panjang-Berat dan Faktor Kondisi Ikan Sembilang (Plotosus canius) di Estuaria Kalimantan Tengah. Jurnal Ilmu Hewani Tropika Vol 4. No. 1. Hal: 6-11. Jurusan Perikanan Fakultas Pertanian Universitas Palangka Raya.

Hill, E., Ingram, B.A., Duncan, M.L., Mitchell, R.J. Strugnell, J.M. (2014). Managing Genetic Viability of Freshwater Catfish in Victoria Recreational Fishing Grants Program Research Report. Department of Environment and Primary Industries Victoria. Australia.

Jumiati. Asriyana. Halili. 2018. Pola pertumbuhan Ikan Sembilang (Plotosus lineatus) di Perairan Desa Tanjung Tiram Kecamatan Moramo Utara Kabupaten Konawe Selatan. Jurnal Manajemen Sumber Daya Perairan, 3(3): 171-177

Leh, M.U.C. A. Sasekumar. L.L. 2012. Chew Feeding Biology of Eel catfish Plotosus canius Hamilton in a Malaysian Mangrove Estuary and Mudflat. The Raffles Bulletin Of Zoology. 60(2): 551–557

Mayunar, Ahmad T. 1994. Pemantauan musim, fekunditas telur ikan kerapu macan (Ephinepphelus fuscoguttatus) dari hasil pemijahan alami dalam kelompok. Jurnal Penelitian Budidaya Pantai, 3: 39–47.

Muharram, D. 2016. Aspek Biologi Ikan Sembilang (Plotosus canius, bleeker 1858) di Perairan Pantai Singaraja-Majakerta, Indramayu, Jawa Barat. (Skripsi) Institut Pertanian Bogor, Bogor.

Nagahama, Y. 1994. Endocrine Regulation of Gametogenesis in Fish.International Journal of Developmental Biology. 38: 217-229.

Nikolsky G.V. 1963. The ecology of fishes. Academic Press. New York. 325 p.

Putra, W.K.A. 2013. Induksi Maturasi Belut Sawah (Monopterus albus) secara hormonal. IPB, Bogor

Rourke, M. Gilligan, D. (2010). Population Genetic Structure of Freshwater Catfish (Tandanus tandanus) in the Murray-Darling Basin and Coastal Catchments of New South Wales: Implications for Future Re-stocking Programs. Recreational Freshwater Fishing Trust Project no. Dpi ft48. Industry and Investment nsw - Fisheries Final Report Series no. 123. Industry and Investment nsw. 73 pp.

Senen, Budiono. Sulistiono. Muchsin, Ismudi. 2011. Studi aspek biologi ikan layang deles (Decapterus macromosa) di perairan banda neira, maluku. Jurnal Ilmiah Pertanian dan Perikanan – ummi (Univesitas Muhammadyah Sukabumi). 8.

Sjafei, D.S. Simanjuntak, C.P.H, Rahardjo, M.F. 2008. Perkembangan kematangan gonad dan tipe pemijahan ikan selais (Ompok hypopthalmus) di rawa banjiran sungai Kampar Kiri, Riau. Jurnal Iktiologi Indonesia, 8(2): 93–100.

Suhendra, T. I.G.S. Merta. 1986. Hubungan panjang berat, tingkat kematangan gonad, dan fekunditas ikan cakalang (Katsuwonus pelamis Linnaeus) di perairan Sorong. Jurnal Penelitian Perikanan Laut, 34:1 1-19

Usman, B.I. Amin, S.M.N. Arshad, A. Kamarudin, M.S. M.K. Hena, A. 2018. Stomach contents of Plotosus canius (Hamilton, 1822) in the coastal waters of Port Dickson, Peninsular Malaysia. Journal of Environmental Biology. 39: 907-912

Yulianto, T. Putra, W.K.A, Zulpikar. Ariska, R. 2018. Kebiasaan Makan Ikan Sembilang (Plotosidae) padaTeluk Pengujan, Kabupaten Bintan, Kepulauan Riau. Intek Akuakultur. 2 (1): 35- 45

Yaron Z. 1995. Endocrine Control Of Gametogenesis and Spawning Induction In The Carp. Aquaculture, 129 : 49 – 73.




DOI: http://dx.doi.org/10.29406/jr.v8i1.1553

Refbacks

  • Saat ini tidak ada refbacks.


Creative Commons License

The Copyright is reserved to the Jurnal Ruaya that is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License website statistics