LOGAM BERAT KADMIUM (Cd) PADA MANGROVE DI PERAIRAN TANJUNGPINANG, KEPULAUAN RIAU

Epsan Iyawan Ginting, Fadhliyah Indris, Agung Dharma Syakti Epsan Iyawan Ginting
Fadhliyah Indris
Agung Dharma Syakti

Sari


Penelitian mengenai Analisis Kandungan Logam Berat Kadmium (Cd) pada zona mangrove Kota Tanjungpinang Kepulauan Riau. Tujuan dari penelitian ini adalah dapat mengetahui kadar logam berat Kadmium (Cd) pada sedimen dan air laut di daerah Tanjung Lanjut dan Tanjung Unggat Kota Tanjungpinang. Penelitian ini dilakukan dengan metode purposive sampling dengan 2 titik stasiun yaitu Tanjung Unggat dan Tanjung Lanjut, setiap stasiun dibagi menjadi 3 (tiga) titik sampling, setiap titik diambil sampel sedimen per kedalaman yaitu pada permukaan (0 meter), 1 meter, 1.5 meter dan 2 meter. Hasil penelitian didapatkan nilai kandungan rata-rata Cd pada sedimen di perairan Tanjung Unggat 0.13 ppm dan pada perairan Tanjung Lanjut nilai rata-rata Cd pada sedimen yaitu 0.12 ppm. Kandungan logam Cd pada air laut di perairan Tanjung Unggat dan Tanjung Lanjut berturut-turut adalah 0.0 ppm.

 

Kata kunci : Kadmium, Sedimen, Tanjung Unggat, Tanjung Lanjut

Teks Lengkap:

PDF

Referensi


Afriansyah, A., Prartono, T., Arifin, Z. 2010. Konsentrasi Kadmium (Cd) dan Tembaga (Cu) dalam Air, Seston, Kerang dan Fraksinasinya dalam Sedimen di Perairan Delta Berau, Kalimantan Timur. Jurnal Ilmu Kelautan. 2(3) : 436-446.

Agustina, T. 2014. Kontaminasi Logam Berat pada Makanan dan Dampaknya pada Kesehatan. Jurnal Teknobuga. 1(1) : 53-62.

Ahmad, F. 2009. Tingkat Pencemaran Logam Berat Dalam Air Laut dan Sedimen di Perairan Pulau Muna, Kabaena, dan Buton Sulawesi Tenggara. Jurnal Sains. 13(2) : 117-124.

Amin, B., Afriyani, E., Saputra, M. A. 2013. Distribusi spasial logam Pb dan Cu pada sedimen dan air laut permukaan di perairan Tanjung Buton Kabupaten Siak Provinsi Riau. Jurnal Teknobiologi. 2(01) : 1-5.

Anasiru, T. 2006. Angkutan Sedimen pada Muara Sungai Palu. Jurnal SMARTek. 4(1) : 25-33.

Anggari, A. S., Muzahar, Pratomo, A. 2015. Karakteristik Sedimen Dasar Perairan Tanjung Unggat Kecamatan Bukit Bestari Kota Tanjungpinang. Artikel Penelitian. Jurusan Ilmu Kelautan Universitas Maritim Raja Ali Haji.

Australian and New Zealand Environment and Conservatien Council (ANZECC), 2000. ANZECC interim sediment quality guidlines. Report for the environmental research institute of the supervising sientifist. Sydney, Australia.

Aryo Sarjono. 2009. Analisis Kandungan Logam Berat Cd, Pb, dan Hg Pada Air dan Sedimen diPerairan Kamal Muara Jakarta Utara. Skripsi. Institut Pertanian Bogor. Bogor.

Barbieri, M. 2016. The Importance Of Enrichment Factor (EF) and Geoaccumulation Index (Igeo) to Evaluate the Soil Contamination. Journal Geology and Geophysics 5(1) : 1-3.

Dominggus, R. 2011. Konsentrasi Logam Berat Kadmium Pada Air, Sedimen dan Deadema setosum (Echinodermata, Echinoidea) di Perairan Pulau Ambon. Jurnal Ilmu Kelautan. 16(2) : 79-90.

Effendi, H. 2000. Telaah Kualitas Air Bagi Pengelolaan Sumberdaya dan Lingkungan Perairan. Buku materi kuliah pada Jurusan MSP Fak. Perikanan dan Kelautan, IPB. Bogor. 259 hal.

Emilia, I., Suheryanto, Hanafiah, Z. 2013. Distribusi logam Kadmium dalam Air dan Sedimen di Sungai Musi Kota Palembang. Jurnal Penelitian Sains. 16(2) : 1-9.

Fajri, N.E. 2001. Analisis Kandungan Logam berat Hg, Cd, dan Pb dalam air laut, sedimen dan Tiran (Carassostrea cucullata) di perairan Pesisir Kecamatan Peder, Kab. Karawang. Jawa Barat. Tesis. Fakultas Pascasarjana IPB. Bogor.

Husainy, I. A., Bakti, D., Leidonald, R. 2013. Analisis Kandungan Logam Berat Timbal (Pb) di Air dan Sedimen pada Aliran Sungai Percut Provinsi Sumatera Utara. Jurnal Sains. 5(2) : 20-29.

Ismarti, I., Ramses, R., Amelia, F. 2015. Kandungan Logam Berat Pb dan Cd Pada Sedimen dan Kerang di Perairan Batam. Jurnal FKIP Universitas Riau Kepulauan Batam. 3(3) : 7-10.

Istarani, F., pandebesie, S. E. 2014. Studi Dampak Arsen (As) dan Kadmium (Cd) terhadap Penurunan Kualitas Lingkungan. Jurnal Teknik POMITS. 3(1) : 2337-3539.

Kepmen LH. 2004. Keputusan Menteri Negara Lingkungan Hidup No: 51 tahun 2004 tentang Baku Mutu Air Laut. Deputi Menteri Lingkungan Hidup: Bidang Kebijakan dan Kelembagaan L.H. Jakarta. 11 hlm.

Liantira., Litaay, M., Soekendarsi, E., 2015, Perbandingan Kandungan Kadar Logam Berat Tembaga (Cu) Keong Mas Pomacea Canaliculata pada Berbagai Lokasi di Kota Makasar, Jurnal Sainsmat, 3(5) : 1-15.

Mamoribo, H., Rompas, R. J., Kalesaran, O. J. 2015. Determinasi Kandungan Kadmium (Cd) Di Perairan Pantai Malalayang Sekitar Rumah Sakit Prof Kandou Manado. Jurnal Budidaya Perairan. 3(01) : 114-118.

Manengkey, Hermanto. W. K. 2010. Kandungan Bahan Organik Pada Sedimen di Perairan Teluk Buyat dan Sekitarnya. Jurnal Perikanan dan Kelautan Tropis. 6(3) : 115.

Maslukah, L. 2013. Hubungan antara Konsentrasi Logam Berat Pb, Cd, Cu, Zn dengan Bahan Organik dan Ukuran Butir dalam Sedimen di Estuari Banjir Kanal Barat, Semarang. Jurnal Oseanografi Marina. 2(1) : 55-62

Mukhtasor, 2007, Pencemaran Pesisir dan Laut, Pt Pradnya Paramita, Jakarta.

Nordic. 2003. Cadmium Review. Denmark: Prepared by COWI A/S on behalf of the Nordic Council of Ministers.

Palar, H. 2008. Pencemaran dan Toksikologi Logam Berat. Penerbit Rineka Cipta, Jakarta.

Partogi, M.A., Purnomo, P.W., Suryanti, 2014, Distribusi Logam Berat Timbal (Pb) dan Cadmium (Cd) di Sedimen, Air dan Bivalvia di Lingkungan Muara Sungai Wiso Jepara, Diponegoro Journal of Maquares 3(4) : 92-101.

Peraturan Pemerintah Republik Indonesia (PP) Nomor 19 Tahun 1999 (19/1999) Tentang Pengendalian Pencemaran dan/atau Perusakan Laut

Pratama, A. G., Pribadi, R., Maslukah, L. 2012. Kandungan Logam Berat Pb dan Fe pada Air, Sedimen, dan Kerang Hijau (Perna viridis) di sungai Tapak Kelurahan Tugurejo Kecamatan Tugu Kota Semarang. Journal of Marine Research. 1(1) : 118-122.

Sakan, S. M., Dordevic, D. S., Manojlovic, D. D., Predrag, P. S. 2009. Assessment Of Heavy Metal Pollutants Accumulation in the Tisza River Sediments. Journal of Environmental Management. 90(11) : 3382-3390.

Santosa, R. W (2013). Dampak Pencemaran Lingkungan Laut oleh Perusahaan Pertambangan Terhadap Nelayan Tradisional. Jurnal Sains. 1(2) : 1-2.

Siaka, M. I (2008). Korelasi Antara Kedalaman Sedimen di Pelabuhan Benoa dan Konsentrasi Logam Berat Pb dan Cu. Jurnal Kimia. 2(2) : 62-63.

Siregar Y. I., 2009. Ekotoksikologi Ekosistrem Akuatik. Minamandiri Press Pekanbaru, 120 halaman.

Siregar, Y.I., Edward, J., 2010, Faktor Konsentrasi Pb, Cd, Cu, Ni, Zn dalam Sedimen Perairan Pesisir Kota dumai. Maspari Journal 01 : 01-10.

Supriyantini, E., Endrawati, H. 2015. Kandungan Logam Berat Besi (Fe) pada Air, Sedimen, Dan Kerang Hijau (Perna viridis) di Perairan Tanjung Emas Semarang. Jurnal Kelautan Tropis. 18(1) : 38-45.

Syakti, A. D., Demelas, C., Hidayati, N. V., Rakasiwi, G., Vassalo, L., Kumar, N., Prudent, P., Doumenq, P. 2015. Heavy metals concentrations in natural and human-impacted sediments of Segara Anakan Lagoon, Indonesia. Environmental Monitoring and Assesment. 187(4079) : 4-5.

Warni, D., Karina, S., Nurfadillah, N., 2017. Analisis Logam Pb, Mn, Cu, dan Cd Pada Sedimen di Pelabuhan Jetty Meulaboh, Aceh Barat. Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kelautan dan Perikanan Unsyiah. 2(2) : 246-253.

Yanthy, T.K.I., Sahara, E., Dewi, I.K.S.P., 2013. Spesislisasi Bioavailabilitas Logam Tembaga (Cu) pada Berbagai Ukuran Partikel Sedimen di Kawasan Pantai Snur. Kimia. 7(2) : 141-152.

Yudiati, E., Sedjati, S., Enggar, I., Hasibuan, I., 2009. Dampak Pemaparan Logam Berat kadmium pada Salinitas yang Berbeda terhadap Mortalitas dan Kerusakan Jaringan Insang Juvenile Udang Vaname (Litopeneus vannamei). Jurnal Ilmu Kelautan. 14(4) : 29-35.




DOI: http://dx.doi.org/10.29406/jr.v7i2.1474

Refbacks

  • Saat ini tidak ada refbacks.


Creative Commons License

The Copyright is reserved to the Jurnal Ruaya that is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License website statistics