PERBEDAAN INTERVAL WAKTU PEMBERIAN PROBIOTIK TERHADAP PERTUMBUHAN IKAN NILA SALIN (Oreochromis niloticus)

Unggul Fitrah Heriadi, Syafriadiman ., Henni Syawal Unggul Fitrah Heriadi
Syafriadiman .
Henni Syawal

Sari


Probiotik adalah mikroba hidup yang menguntungkan bagi ikandan bermanfaat untuk meningkatkan kesehatan ikan, memperbaiki nutrisi dalam pakan dan memperbaiki kualitas air.Penelitian ini bertujuan untuk menentukan interval waktu pemberian probiotik terbaik ke media pemeliharaan terhadap pertumbuhan ikan nila salin (Oreochromis niloticus). Ikan uji yang digunakan adalah ikan nila merah yang telah diadaptasi pada media bersalinitas. Wadah yang digunakan adalah bak fiber dengan kapasitas 250 liter dengan padat tebar 300 ekor/m3 dan dipelihara selama 56 hari pada salinitas 17 ppt. Metode yang digunakan adalah metode eksperimen, menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 2 faktor, yaitu faktor tetap (dosis 10 ml/m3)dan faktor bebas (interval waktu) dengan 4 taraf perlakuan dan 3 kali ulangan, yaitu P0 (sekali selama pemeliharaan, P1 (5 hari sekali), P2 (10 hari sekali) dan P3 (15 hari sekali). Parameter yang diukur adalah pertumbuhan panjang dan bobot mutlak, laju pertumbuhan harian, kelulushidupan, konversi pakan dan efisiensi pakan. Hasil dari penelitian menunjukkan bahwa perbedaan interval waktu pemberian probiotik 5 hari sekali untuk pemeliharaan ikan nila salin sistim bioflok dapat meningkatkan pertumbuhan bobot mutlak 36,04 g, panjang mutlak 8,41 cm, laju pertumbuhan harian 4,86%, kelulushidupan 94,44%, konversi pakan 0,86 dan efisiensi pakan 116,75%. Sedangkan kualitas air, seperti suhu 25,3-27,4oC, pH 7,0-8,1, DO 6,3-7,5 mg/L, CO22,34-9,32 mg/L, salinitas17-18,2 ppt, alkalinitas 40,0-66,7, NH30,001-1,50 mg/L, NO20,01-2,23 mg/L dan NO30,12-1,14 mg/L tergolong baik karena sudah sesuai dengan baku mutu budidaya ikan nila.

Kata kunci : Oreochromis niloticus, Probiotik,bioflok, pertumbuhan

Teks Lengkap:

PDF

Referensi


Anand. P.S.S, Kohli M..PS, Kumar S, Sundaray J.K, Roy SD, Venkateshwarlu G, Sinha A, Pailan GH. 2014. Effect of dietary supplementation of biofloc on growth performance and digestive activities in Penaeus monodon. Aquaculture. 418-419: 108-115.

Crab, R., Avnimelech, Y., Defoirdt, T., Bossier, P., Verstraete, W., 2007.Nitrogen removal techniques in aquaculture for a sustainable production. Aquaculture 270, 1–14.

Crab, R., Lambert, A., Defoirdt, T., Bossier, P., Verstraete, W., 2010. Bioflocs protect gnotobiotic brine shrimp (Artemia franciscana) from pathogenic Vibrio harveyi. Journal of Applied Microbiology 109, 1643–1649.

De Schryver, P., Crab, R.,Defoirdt, T., Boon, N. and Verstraete, W., 2008. The Basics of BioFlocs Technology : The Added Value for Aquaculture. Aquaculture, 277: 125–137.

De Schryver P, Verstraete W. 2009. Nitrogent removal from aquaculture pond water by heterotrophic nitrogen assimilation: in lab-scale sequencing batch reactors. Bioresource Tecnology 100: 1162-1167.

Effendie. 1997. Biologi Perikanan. Yayasan Pustaka Nusatama: Yogyakarta. 163 hlm.

Fahrizal Ahmad. 2017. Pengaruh Penambahan Probiotik Dengan Dosis Berbeda pada Pakan Terhadap Pertumbuhan dan Rasio Konversi Pakan Ikan Nila (Oreochromis niloticus).Fakultas Perikanan Universitas Muhammadiyah Sorong.

Husain, Nasyir. 2014. Perbandingan Karbon dan Nitrogen pada Sistim Bioflok Terhadap Pertumbuhan Ikan Nila Merah (Oreochromis niloticus). Skripsi. Fakultas Pertanian Universitas Lampung.

Ju, Z.Y., Forster, I., Conquest, L., Dominy, W., Kuo, W.C., Horgen, F.D. 2008. Determination of Microbial Community Structures of Shrimp Floe Cultures by Biomarkes and Analysis of Floe Amino Acid Profiles. Aquaculture Research 39, 118-133.

Liu CH, Chiu CS, Ho PL, Wang SW. 2009.Improvement in the growth performance of white shrimp, Litopenaeus vannamei, by a protease‐producing probiotic, Bacillus subtilis E20, from natto. Journal Appl Microbiol, 107(3): 1031-1041.

Mudjiman A. 2004. Makanan Ikan. Penebar Swadaya. Jakarta. 200 hlm.

Nayak SK. 2010. Probiotics and Immunity:A Fish Perspective. Review.Fish andShellfish Immunol.29: 2-14.

NCR.1997 Nutrient Requerement of Fish.National Academi of Science. National Pres. USA. Pp 39-53.

Sari, Nora Putri. 2012. Komposisi Mikroorganisme Penyusun Dan Kandungan Nutrisi Bioflok dalam Media Pemeliharaan Induk Ikan Nila Oreochromis niloticusDengan Aplikasi Teknologi Bioflok. Skripsi.Institut Pertanian Bogor. Bogor.

Setyono, Bagus DH. 2019. Pengaruh Aplikasi Bioflok yang Dikombinasikan dengan Probiotik Terhadap Performa Pertumbuhan Udang Vaname. Program Studi Budidaya Perairan, Universitas Mataram. 2477-2712.

Sudjana, 1991.Metode Statistik. Edisi V. Tarsito. Bandung. 508 hlm.

Verschuere L, Rombaut G, Sorgeloos P, Verstraete W. 2000. Probiotic bacteria as biological control agents in aquaculture. Microbiology and Molecular Biology Review, 64: 655-671.

Yusup, Maulid Wahid. 2015. Kinerja Pertumbuhan Ikan Lele (Clarias sp.) Dalam Budidaya Super Intensif Berbasis Bioflok Dengan Penambahan Probiotik Bacillus sp. Tesis. Institut Pertanian Bogor. Bogor.

Zonneveld, N., E.A. Huisman dan J. H. Boon. 1991 Prinsip-Prinsip Budidaya Ikan. Gramedia Pustaka Utama. Jakarta. 336 hlm.




DOI: http://dx.doi.org/10.29406/jr.v7i2.1465

Refbacks

  • Saat ini tidak ada refbacks.


Creative Commons License

The Copyright is reserved to the Jurnal Ruaya that is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License website statistics