UJI EFEKTIVITAS EKSTRAK ETANOL DAUN KEMBANG SEPATU (Hibiscus rosa sinensis L.) SEBAGAI IMMUNOSTIMULAN IKAN JELAWAT (Leptobarbus hoevenii Blkr.) YANG DIINFEKSI DENGAN BAKTERI Aeromonas hydrophila

arini resti fauzi, hastiadi hasan, eko prasetio arini resti fauzi
hastiadi hasan
eko prasetio

Sari


 

Ikan jelawat (Leptobarbus hoevenii Blkr.) merupakan ikan lokal yang mulai dibudidayakan karena memiliki nilai ekonomi tinggi. Masalah yang sering muncul dalam budidaya ikan jelawat adalah penyakit yang disebabkan oleh bakteri Aeromonas hydrophila. Penggunaan antibiotik untuk mengobati ikan sakit dapat menimbulkan resistensi patogen, pencemaran lingkungan, dan berbahaya jika di konsumsi manusia. Salah satu pengobatan alternatif pada ikan yaitu menggunakan daun kembang sepatu. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh dan konsentrasi terbaik daun kembang sepatu pada ikan jelawat. Penelitian ini menggunakan metode Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan lima perlakuan dan tiga kali ulangan. Ekstrak daun kembang sepatu dihasilkan dari proses maserasi menggunakan etanol pro-analisis. Ikan jelawat diuji tantang dengan bakteri Aeromonas hydrophila dengan kepadatan 108 cfu/ml. Pengobatan ikan jelawat menggunakan ekstrak daun kembang sepatu yang telah dicampur ke dalam pakan. Masing-masing pakan diberi konsentrasi ekstrak daun kembang sepatu yang berbeda, perlakuan A (0%) B (5%), C (10%), D (20%), dan E (40%). Dari hasil penelitian yang dilakukan, ekstrak daun kembang sepatu memberi pengaruh terhadap immunostimulan ikan jelawat. Ekstrak daun kembang sepatu juga mampu menyembuhkan luka pada ikan jelawat pasca uji tantang bakteri Aeromonas hydrophila. Konsentrasi terbaik ekstrak daun kembang sepatu pada ikan jelawat yaitu 40% dengan kelangsungan hidup sebesar 83,33±5,77.

 

Kata kunci: Ikan Jelawat, Daun Kembang Sepatu, Bakteri Aeromonas hydrophila, Etanol


Teks Lengkap:

PDF

Referensi


Aisiah, Siti, Muhammad, dan Anita. 2011. Penggunaan Ekstrak Daun Sirih (Piper betle Linn.) untuk Menghambat Bakteri Aeromonas hydrophila dan Toksisitasnya Pada Ikan Patin (Pangasius hypophthalmus). Fish scientiae. Vol. 1 no. 2.

Aniputri, F.D.Johanes, H dan Subandiyono. 2014. Pengaruh Ekstrak Bawang Putih (Allium sativum) Terhadap Pencegahan Infeksi Bakteri A. hydrophila dan Kelulushidupan Ikan Nila (Oreochromis niloticus).Program Studi Budidaya Perairan. Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan. Universitas Diponegoro. Journal Of Aquaculture Management and Technology. 3 (1): 1-10.

Arifianti, Lusiana., Rice Disi Oktarina, Idha Kusumawati. 2014. Pengaruh Jenis Pelarut Pengekstraksi Terhadap Kadar Sinensetin Dalam Ekstrak Daun Orthosiphon stamineus Benth. E-Journal Planta Husada Vol. 2 No. 1.

Aryani, N. 2007. Penggunaan Hormon LHRH dan Vitamin E untuk Meningkatkan Kualitas Telur Ikan Jelawat (Leptobarbushoeveni Blkr). Sigmatek, Jurnal Sain dan Teknologi. 1 (1) : 36-51 hal.

Cipriano, R.C. 2001. Aeromonas hydrophila and Motil Aeromonas Septicemia of Fish. United States Departement of the Interior Fish and Wild Life Service Division of Fisheries Research, Washington DC.25 pp.

Haryani, A., R. Grandiosa, I.D. Buwono, dan A. Santika. 2012. Uji Efektivitas Daun Pepaya (Carica papaya) untuk Pengobatan Infeksi Bakteri Aeromonas hydrophila pada Ikan Mas Koki (Carassius auratus). Jurnal Perikanan dan Kelautan. 3(3):213-220.

Kabata, Z. 1985. Parasites and Diseases of Fish Cultured in the Tropics. Taylor and Francis London Philadelphia. P 92-107.

Kahfi, K.E., Riauwaty, M., dan Lukistyowaty, I. 2016. Histopatologi Hati Dan Ginjal Ikan Lele Dumbo(Clarias Gariepinus) Yang Diberi Pakan Simplisia Kulit Buah Manggis(Garcinia Mangostana L). Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan Universitas Riau, Pekanbaru, Provinsi Riau.

Kairupan, Christy Priskila, Fatimawali. Widya A. Lolo. 2014. Uji Daya Hambat Ekstrak Etanol Daun Kembang Sepatu (Hibiscus rosa-sinensis L) Terhadap Pertumbuhan BakteriEscherichia coli. Jurnal Ilmiah Farmasi – UNSRAT Vol. 3 No. 2 Mei 2014 ISSN 2302 – 2493

Kamaludin, Ikbal. 2011. Efektivitas Ekstrak Lidah Buaya Aloe Vera Untuk Pengobatan Infeksi Aeromonas hydrophila pada Ikan Lele Dumbo Clarias Sp. Melalui Pakan. [Skripsi]. Departemen Budidaya Perairan, Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan. Institut Pertanian Bogor. Bogor.

Kordi, M., Ghufran H. 2004. Penanggulangan Hama dan Penyakit Ikan. Rineka Cipta Dan Bina Adiaksara, Jakarta.

Kumar, Rohit, Veena P., Lalit S., Lata S., Neha S., Dimpal T., Atul K. S., dan Prabhati K. S. 2016. Pathological Findings of Experimental Aeromonas hydrophila Infection in Golden Mahseer (Tor putitora). Fisheries and Aquaculture Journal 7:1.

Lestari, U. 2006. Penghambatan Produksi Enzim Eksoprotease Aeromonas hydrophila oleh Ekstrak Rimpang Temulawak (Curcuma xanthoriza (roxb.)). [Skripsi] Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas Sebelas Maret. Surakarta. 70 hal.

Mulia, D.S. dan Purbomartono, C. 2007. Perbandingan Efikasi Vaksin Produk Intra dan Ekstraseluler Aeromonas hydrophila untuk Menanggulangi Penyakit Motile Aeromonas Septicemia (MAS) pada Lele Dumbo (Clarias sp.). Jurnal Perikanan IX (2): 173-181. ISSN: 0853-7384.

Muslim, Hotly, Widjajanti. 2009. Penggunaan Ekstrak BawangPutih (Alium sativvum) untukMengobati Benih Ikan Patin Siam(Pangasius hypoptalamus) yangDiinfeksi Bakteri Aeromonashydropila. Jurnal AkuakulturIndonesia, 8(1): 9l-100 hlm. Sumatera Selatan: Universitas Sriwijaya Indralaya

Rahmaningsih, S. 2012. Pengaruh Ekstrak Sidawayah dengan Konsentrasi yang Berbeda untuk Mengatasi Infeksi Bakteri Aeromonas hydrophyla pada Ikan Nila (Oreochromis niloticus).Jurnal Ilmu Perikanan dan Sumberdaya Perairan.

Rinawati, Nanin. 2011. Daya Antibakteri Tumbuhan Majapahit (Crescentia cujete L.)terhadap Bakteri Vibrioalginolyticus. Jurusan Biologi Fakultas Matematika Ilmu Pengetahuan Alam Institut Teknologi Sepuluh November. Surabaya.

Robinson, T. 1995. Kandungan Organik Tumbuhan Tinggi. Penerjemah: Padmawinata, K. Penerbit ITB. Bandung.

Soesono, R. S. 1978. Berternak dan Memelihara Ikan Air Tawar. SUPM Bogor. 176 hlm.

Suhardjono, Agitya Resti Erwiyani, dan Martina Nur Laeli. 2014. Uji Efektivitas Ekstrak Etanol Daun Kembang Sepatu (Hibiscus rosa sinensis L.) sebagai Antimikrba Terhadap Bakteri Salmonella typhi Secara In Vitro Dan Bioautografi. Semarang.

Sukadi, M.F., I.N.S. Rabegnatar, O. Praseno, Krismono, Z. Jangkaru dan H.R. Schmittou. 1989. Petunjuk teknis budidaya ikan dalam keramba jaring apung. Badan Penelitian Dan Pengembangan Pertanian. Pusat Penelitian dan Pengembangan Perikanan. Jakarta.

Sumara, R. 2017. Penggunaan Lumatan Daun Bunga Sepatu (Hibiscus rosa-sinensis L) untuk Penyembuhan Luka Insisi Pada Tikus Putih (Rattus norvegicus strain Wistar). Jurnal Keperawatan Muhammadiyah. Universitas Muhammadiyah Surabaya. Surabaya. 169-177.

Wahjuningrum, Dinamella, Retno Astrini, dan Mia Setiawati. 2013. Pencegahan Aeromonas hydrophila Pada Benih Ikan Lele Menggunakan Bawang Putih dan Meniran. Jurnal Akuakultur Indonesia 12 (1).

Zonneveld, N.H., Husman, E.A., dan Boon, J.H., 1991. Prinsip Budidaya Ikan. Garamedia Pustaka Utama. Jakarta.




DOI: http://dx.doi.org/10.29406/jr.v7i1.1316

Refbacks

  • Saat ini tidak ada refbacks.


Creative Commons License

The Copyright is reserved to the Jurnal Ruaya that is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License website statistics