PENGARUH KEJUTAN SUHU PANAS TERHADAP WAKTU PENETASAN, DAYA TETAS TELUR, ABNORMALITAS DAN KELANGSUNGAN HIDUP LARVA IKAN TENGADAK (Barbonymus schwanenfeldii)

. gufron, eka indah raharjo, eko prasetio

Sari


Penelitian ini bertujuan untuk menentukan kejutan suhu panas yang terbaik terhadap waktu penetasan, daya tetas telur, abnormalitas dan kelangsungan hidup larva ikan tengadak.. Penelitian menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) menurut Hanafiah (2012), yang terdiri dari 4 perlakuan dan 3 ulangan. Susunan perlakuan adalah Perlakuan A : Kejutan Suhu 28oC selama 2,5 menit Perlakuan B : Kejutan Suhu 40oC selama 2,5 menit, Perlakuan C : Kejutan Suhu 41oC selama 2,5 menit dan Perlakuan D : Kejutan Suhu 42oC selama 2,5 menit. Hasil penelitian menunjukkan dengan kejutan suhu panas yang berbeda berpengaruh nyata pada  waktu penetasan  10,24 (jam) , daya tetas  4399 %,  sintasan larva  58,34 % dan abnormalitas larva 36,11 %. kualitas air sebagai pendukung yaitu suhu 26-290C,  pH 6,0 – 7,0 dan DO 5,0-6 ,0 mg/l.

Teks Lengkap:

PDF

Referensi


Alawi. H., Nuraini, N., Aryani dan Hutapea, 1994. Penuntun Praktikum Pengelolaan Balai Benih Ikan. Faperi UNRI, Pekanbaru, 48 Halaman.

Andriyanto A, Bejo S, I Made DJA. 2013. Perkembangan Embrio dan Rasio Penetasan Telur Ikan Kerapu Raja Sunu (Plectropoma Laevis) pada Suhu Media Berbeda. Jurnal Ilmu dan Teknologi Kelautan Tropis 5(1): 192-203

Arsianingtyas, H. 2009. Pengaruh Kejutan Suhu Panas dan Lama Waktu Setelah Pembuahan Terhadap Daya Tetas Dan Abnormalitas. Larva Ikan Nila (Oreochromis niloticus). Fakultas Perikanan Dan Kelautan Universitas Air Langga .Surabaya.

Budiardi, T., W. Cahyaningrum. dan I. Effendi. 2005. Efisiensi Pernanfaatan Kuning Telur Embrio Dan Larva Ikan Manvis (Pterophyllum scalare) Pada Suhu Inkubasi Yang Berbeda. Jumal akuakultur indonesia, 4 (1): 57- 61.

Boyd, C. E. 1998. Water Quality in Ponds for Aquaculture. Alabama, USA : Agricultural Experiment Station,Auburn University.

Chambell, Neil A. 2004. Biology. Erlangga. Jakarta.

Carman, 0. 1992. Chromosomes set Manipulation In Some Warn-Water Fish. A disertation. Departemen of Aquatic Biosciences, Tokyo University of Fisheries.

Chourrout. D. 1986. Techniques Of Chromosome Manipulation In Rainbow Trout : a New Evaluation With A karyology. Teoritical and Applied Genetics. 72:627- 632.

Darojat, A. 1999. Pengaruh Lama Waktu Kejutan Panas Terhadap Kelangsungan Hidup Embrio Dan Larva Ikan Patin (Pangasius hypophihalmus, Sauvage). Skripsi, Jurusan Budidaya Perairan, Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, Institut Pertanian Bogor. Bogor. hal 21.

Direktorat Jendral Perikanan, Balai Budidaya Air Tawar Sukabumi. 1987. Pemijahan Rangsangan dan Pemeliharaan Larva Ikan Jambal Siam (Pangasius suutchi).Laporan Kegiatan BBAT Th 1987.Sukabumi.116 hal.

Djuhanda T., 1981. Dunia Ikan. Armico. Bandung. 191 Halaman.

Don, J. and R.R. Avtalion. 1986. The introduction of triplody in Oreochromis nureus by heat-shock. Theor. Appl. Genet., 72:186-192.

Dudek, Ronald W. 2011. Embryology 5th Edition. Lippincott William & Wilkins

Effendie, M. I., 1978. Biologi Perikanan. Bagian I, Study Natural History. Fakultas Perikanan. Institut Pertanian Bogor. Bogor. 105 hal.

Hanafiah. K.A. 2012. Rancangan Percobaan Teori Dan Aplikasi. Raja Grafindo Persada. Depok.

Herbst, E. C. 2002. Induction of Tetraploidy Zebrafish (Danio rerio) and Nile Tilapia (Oreochromis niloticus). Thesis. University of North Carolina at Charlotte. 139 p.

Heming, T. A. & R. K. Buddington. 1988. Yolk Absorption in Embryonic and Larval Fishes, p: 407-446. In W. S. Hoar and D. J. Randall (Eds.). Fish Physiology. Volume XI, Part A. The Physiology of Developing Fish, Egg= and Larvae.

Hidayatullah. 2014. Pembenihan Ikan Tengadak (Barbonymus schwanenfeldii) Di Balai Budidaya Ikan Sentral (BBIS) Anjongan. Laporan Praktek Kerja Lapangan. Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, Universitas Muhammadiyah Pontianak. Pontianak. 54 hal.

Khana, D. R. 2004. Text Book of Embryology. Discovery Publishing House. New Delhi-India

Lestari, T. P., Dewantoro, E. 2018. Pengaruh Suhu Media Pemeliharaan Terhadap Laju Pemangsaan dan Pertumbuhan Larva Ikan Lele Dumbo (Clarias gariepinus). Jurnal Ruaya. Vol. 6. No. 1. Hal 14-22.

Mukti, A.T. 2005. Perbedaan Keberhasilan Tingkat Poliploidisasi Ikan Mas (Cyprinus carpio Linn.) melalui Kejutan Panas. http://journal.discoveryindonesia. com. 23 Juni 2008. 6 hal.

Murtidjo, B. A. 2001. Beberapa Metode Pemijahan Air Tawar.Kanisius.Yogyakarta, 22-24 hal.

Randall (Eds). Fish Physiology, Vol. III. Academic Press, Inc. New York.

Redha. A. R. 2014. Pengaruh Suhu Yang Berbeda Terhadap Perkembangan Embrio Dan Daya Tetas Telur Ikan Kelabau (Osteochilus melanopleura). Skipsi. Universitas Muhammadiyah Pontianak. (Tidak dipublikasikan).

Refstie, T., J. Stoss and M. Donaldson. 1982. Production of all-female Oncovhynchus lcisutch by diploid gynogenesis using irradiated sperm and cold shock. Aquaculture, 29:67-82.

Risnandar, D. 2001. Pengaruh Umur Zigot Pada Saat Kejutan Panas Terhadap Tingkat Keberhasilan Triploidisasi, Serta Kelangsungan Hidup Embrio Dan Larva Ikan Jambal Siam (Pangasius hypophthalmus). Skripsi. Program studi Budidaya Perairan, Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, Institut Pertanian Bogor.

Richter, C.J.J., A.M. Henjen, E.H. Eding., J.H. Van Doesum and P. De Boor. 1987. Induction of triploidy by cold-shocking eggs and performance of triploids of the African catfish, Clarias gariepinus (Burchell, 1822). Proc. World Syrnp. On Selection, Hybridization, and Genetic Engineering in Aquaculture. Bordeaux 27-30 May, 1986. Vol 11. Berlin 1987.

Robert, Jason Scott. 20004. Embryology, Epigenesis and Evolution. Cambridge University Press. Cambridge UK

Rustidja. 1991. Aplikasi Manipulasi Kromosom pada Program Pembenihan Ikan. Makalah pada Konggres Ilmu Pengetahuan Nasional V di Jakarta, 3 - 7 September 1991.18p.


Refbacks

  • Saat ini tidak ada refbacks.