PENAMBAHAN TEPUNG KUNYIT DAN OODEV DALAM PAKAN UNTUK MENGINDUKSI PEMATANGAN GONAD INDUK IKAN BIAWAN (Helostoma temminkii)

farida farida, Singgih Gunarsa, hastiadi hasan

Sari


Pertumbuhan populasi ikan biawan di alam sangat tergantung pada strategi reproduksi dan respon dari perubahan lingkungan. Penangkapan ikan di perairan umum cenderung tidak terkendali, karena hasil tangkapan merupakan prioritas bagi nelayan. Hal ini dapat menyebabkan penurunan pertumbuhan populasi. Maka dari itu, untuk mempercepat pematangan gonad dalam pemijahan maka perlu adanya bahan tambahan dalam pakan, salah satunya penambahan tepung kunyit dan Oodev. Adapun tujuan dari penelitian ini ialah untuk mengetahui pengaruh dosis tepung kunyit dan hormon oodev yang ditambahkan dalam pakan terhadap pematangan gonad ikan biawan. Metode penelitian ini adalah eksperimen.  Rancangan yang digunakan adalah Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 3 perlakuan 4  ulangan yaitu perlakuan A (kontrol), perlakuan B (kunyit 3%/kg pakan+Oodev 0,5 ml/kg pakan) dan perlakuan C (kunyit 3%/kg pakan+Oodev 1 ml/kg pakan) sedangkan variable pengamatan: Gonad Somatik Indeks (GSI), Hepato Somatik Indeks (HSI), pertambahan bobot mutlak, proksimat pakan dan gonad, histologi gonad, tingkat kelangsungan hidup dan kualitas air.  Hasil yang diperoleh menunjukkan bahwa nilai GSI, HSI, pertambahan bobot mutlak dan tingkat kelangsungan hidup pada induk ikan biawan tidak berpengaruh nyata (P>0,05). Berdasarkan hasil histologi gonad yang dilihat dari persentase nilai GSI, HSI, proksimat pakan dan gonad bahwa gonad pada induk ikan biawan mengalami perkembangan gonad selama 8 minggu pemeliharaan. Hasil histologi menunjukkan bahwa penambahan tepung kunyit 3%/kg+Oodev 0,5 ml/kg pakan mampu mempercepat pematangan gonad ikan selama 8 minggu, dilihat dari perkembangan telur sudah pada tahap mature dan diameter telur sudah seragam dibandingkan dengan dosis yang lain.

Referensi


Alem, Rachimi, dan Raharjo, E. I. 2016. Pengaruh Pemberian Pakan Alami Yang Berbeda Terhadap Pertumbuhan Dan Kelangsungan Hidup Larva Ikan Biawan (Helostoma Temminckii). Jurnal Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan. Universitas Muhammadiyah Pontianak.

Anggun, C. 2012. Budidaya Tanaman Kunyit (Curcuma domestica Val) Dan Khasiatnya Sebagai Obat Tradisional Di PT. Indmira Citra Tani Nusantara Jl. Kaliurung KM. 16,3 Sleman Yogyakarta. Perpustakaan.Uns.Ac.Id. Fakultas Pertanian. Universitas Sebelas Maret.

Asyri., dan Fatah, K. 2011. Kebiasaan Makan Dan Biologi Reproduksi Ikan Motan (Thynnichthys Polylepis) Di Waduk Kotopanjang, Riau. Balai Riset Perikanan Perairan Umum, Mariana-Palembang. Bawal: Vol.3 No.4.

Augusta, T. S. 2016. Upaya Domestikasi Ikan Tambakan (Helostoma Temminckii) Yang Tertangkap Dari Sungai Sebangau. Program Studi Budidaya Perairan Fakultas Perikanan Universitas Kristen Palangka Raya. Jurnal Ilmu Hewani Tropika Vol. 5 No. 2.

Bey, Y., dan S. Wulandari, dan Sukatmi. 2007. Dampak Pemberian Pakan Pellet Ikan Terhadap Pertumbuhan Kiapu (Pistia stratiotes, L). Program Studi Pendidikan Biologi Jurusan PMIPA FKIP. Universitas Riau.

Hanafiah, K. A. 2012. Rancangan Percobaan Teori dan Aplikasi. Jakarta : PT Raja Grafida Swadaya.

Hartanti, N. U., dan Nurjanah. 2009. Pemacu Pematangan gonad induk ikan nilem dengan teknik induksi hormon. Jurnal UNSEOD Purwokerto.

Ismail, E., Suhermiyati., dan Roesdjianto. 2013. Penambahan Tepung Kunyit (Curcuma Domestica Val) Dan Sambiloto (Andrographis Paniculata Nees) Dalam Pakan Terhadap Bobot Hati, Pankreas Dan Empedu Broiler. Fakultas Pertenakan Universitas Jendral Soedirman, Purwokerto. Jurnal Ilmiah Peternakan 1(3) : 750-758.

Lestari, T. P. 2016. Induksi Hormonal, Penambahan Spirulina Dan Kunyit Dalam Pakan Untuk Meningkatkan Kinerja Reproduksi Ikan Tengadak. Tesis Institut Pertanian Bogor.

Lisna. 2016. Aspek Biologi Reproduksi Ikan Tambakan (Helostoma Temminckii) Di Perairan Umum Kecamatan Kumpeh Ulu Kabupaten Muaro Jambi. Program Studi Pemanfaatan Sumberdaya Perikanan Fakultas Peternakan Universitas Jambi. Biospecles Vol. 9. No.1: 15-22.

Manik, L. 2016. Induksi Pematangan Gonad Ikan Badut (Amphipron Perculai) Menggunakan Hormon Oodev Melalui Pakan. Depertemen Budidaya Perairan. Fakultas Perikanan Dan Ilmu Kelautan. Institut Pertanian Bogor

Mulyasih, D. 2015. Induksi Pematangan Gonad Ikan Grass Carp (Ctenopharyngodon Idella) Menggunakan Premiks Hormon Oodev Dan Pakan Indigofera Zollingeriana. [testis] Institut Pertanian Bogor.

Nainggolan, A. 2014. Peningkatan Mutu Reproduksi Induk Betina Lele (Clarias Sp.) Melalui Pemberian Hombinasi Pakan Bersuplemen Spirulina platensis dan Oodev. [Tesis] Institut Pertanian Bogor.

Nagahama, Y., and Yamashita, M. 2008. Regulation Of Oocyte Maturation In Fish. Journal Japanese Society Of Developmental Biologists. 50: S195-S219.

Nugraha, A. D. 2014. Induksi Pematangan Gonad Ikan Patin Siam (Pangasianodon Hypophthalmus) Secara Hormonal Menggunakan Oodev Melalui Pakan Selama 4 Minggu. [Skripsi] Fakultas Perikanan Dan Ilmu Kelautan. Institute Pertanian Bogor.

Suryati, E. 2015. Uji Ekstrak Ramuan “Kandungan Subur” (Kunyit (Curcuma Domestica Val.), Kencur (Kaempferia Galangal L.), Adas (Foeniculum Vulgare Mill.), Dan Pegaga (Centella Asiatica)) Pada Berbagai Pelarut Terhadap Toksistas Larva Artemia salina. [Skripsi] Jurusab Biologi. Fakultas Sains Dan Teknologi. Universitas Islam Negeri (UIN). Maulana Malik Ibrahim. Malang.

Tafrani. 2012. Makanan dan Reproduksi Ikan Tambakan (Helostoma temminckii C.V 1829) Di Perairan Lubuk Lampam, Sungai Lempuing Sumatera Selatan. [Skripsi] Fakultas Perikanan Dan Ilmu Kelautan. IPB (ID); Institut Pertanian Bogor.

Tarigan, J. T. H., Diantari, R., dan Efendi, E. 2015. Kajian Biologi Ikan Tambakan (Helostoma temminckii) Di Rawa Bawang Juyeuw Kebupaten Tulang Bawang Barat. E-Jurnal Rekayasa Dan Teknologi Budidaya Perairan. Vol. 3. No 2.

Tinus, A. 2015. Kinerja Reproduksi Dengan Induksi Oodev Dalam Vitelognesis Pada Rematurasi Induk Ikan Patin (Pangasius Hypophthalmus) Di Dalam Wadah Budidaya. Tesis Perikanan. Fakultas Perikanan Universitas Lampung. Fish Scientiae. Vol. 3. No. 5: 10-16.

Ubamnata, B., Diantari, R., dan Hasani, Q. 2015. Kajian Pertumbuhan Ikan Tambakang (Helostoma temminckii) Di Rawa Bawang Latak Kabupaten Tulang Bawang, Lampung. Jurusan Budidaya Perairan. Universitas Lampung. Jurnal Penelitian Pertanian Terapan. Vol. 15(2): 90-99.

Vidthayanon, C. 2012. Helostoma Temminckii, Kissing Gourami. The Iucn Red List Of Threatened Species.

Warta Penelitian dan Pengembangan Tanaman Industri (WPPTI). 2013. Khasiat Kunyit Sebagai Obat Tradisional Dan Manfaat Lainnya. Vol. 19. No. 2.


Refbacks

  • Saat ini tidak ada refbacks.