PENGARUH PEMBERIAN LARUTAN TEMULAWAK (Curcuma xanthorriza Roxb) TERHADAP KELANGSUNGAN HIDUP IKAN BIAWAN (Helostoma teminchii) YANG DI INFEKSI BAKTERI Aeromonas hydrophila

rika wati, eka indah raharjo, eko prasetio rika wati
eka indah raharjo
eko prasetio

Sari


Infeksi bakteri Aeromonas hydrophila merupakan salah satu penyebab Motile Aeromonad Septicemia (MAS). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian larutan temulawak (Curcuma xanthorriza Roxb) terhadap kelangsungan hidup ikan biawan (Helostoma teminchii) yang di infeksi bakteri Aeromonas hydrophila. Metode penelitian ini adalah eksperimen dengan 5 perlakuan 3 ulangan yaitu perlakuan A (KN 0 g/l), B (KP 0g/l dan tanpa injeksi bakteri), C (0,2 g/l larutan temulawak), D (0,4 g/l larutan temulawak) dan E (0,6 g/l larutan temulawak). Ikan uji dilakukan perendaman selama 7 hari sebelum uji tantang dan di amati selama 14 hari setelah uji tantang. Uji tantang tantang dilakukan dengan menyuntikan suspensi bakteri Aeromonas hydrophila dengan dosis 108 sel/cfu sebanyak 0,1 ml secara intramuscular. Sedangkan variabel pengamatan meliputi patogenitas (gejala klinis), perubahan bobot, dan kelangsungan hidup.  Hasil yang diperoleh menunjukkan bahwa gejala klinis ikan pasca infeksi diantaranya radang, radang dan hemoragi, tukak, dan sembuh. Pemberian larutan temulawak melalui perendaman  memberikan pengaruh nyata terhadap kelangsungan hidup ikan biawan pasca infeksi, yaitu  pada perlakuan (E) dengan dosis 0,6 g/l dengan nilai perubahan bobot 1,97 gram dan kelangsungan hidup 93,33 %.

Teks Lengkap:

PDF

Referensi


Abdullah Y. 2008. Efektifitas ekstrak daun paci-paci Leucas lavandulaefolia untuk pencegahan dan pengobatan infeksi penyakit MAS Motile Aeromonads Septicaemia ditinjau dari patologi makro dan hematologi ikan lele dumbo Clarias sp. [Skripsi]. Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan. Institut Pertanian Bogor.

Aniputri, F.D.Johanes, H dan Subandiyono. 2014. Pengaruh Ekstrak Bawang Putih (Allium sativum) Terhadap Pencegahan Infeksi Bakteri A. hydrophila dan Kelulushidupan Ikan Nila (Oreochromis niloticus). Program Studi Budidaya Perairan. Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan.Universitas Diponegoro. Journal Of Aquaculture Management and Technology. 3 (1): 1-10.

Cahyono B, Huda MDK, Limantara L. 2011. Pengaruh Proses Pengeringan Rimpang Temulawak (Curcuma Xanthorriza Roxb) Terhadap Kandungan Dan Komposisi Kurkuminoid. Reaktor, 13 (3) : 165-169

Faridah, N., 2010. Efektivitas Ekstrak Lidah Buaya (Aloe vera) dalam Pakan sebagai Imunostimulan untuk Mencegah Infeksi Aeromonas hydophila pada Ikan Lele Dumbo Clarias sp. [Skripsi]. Departemen Budidaya Perairan, Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, Institut Pertanian Bogor. Bogor.

Ghufran, M dan K. Kordi. 2004. Penanggulangan Hama dan Penyakit Ikan. Cetakan Per ama. Jakarta: PT Rineka Cipta.

Hasanah, R. 2013. Isolasi dan Identifikasi Bakteri dari Produk Fermentasi Telur Ikan Tambakan (Helostoma temminckii C.V). Jurnal Ilmu Perikanan Tropis.19 (1) : 40-44.

Lukistyowati, I dan Kurniasih. 2011. Kelangsungan Hdup Ikan Mas (Cyprinus carpio L.) yang diberi Pakan Ekstak Bawang Putih ( Allium sativum ) dan diinfeksi Aeromonas hydrophila. Jurnal Perikanan dan Kelautan, 16 (1): 144-160.

Minggawati, Infa dan Saptono. 2012. Parameter Kualitas Air untuk Budidaya Ikan Patin (Pangasius pangasius) di Karamba Sungai Kahayan, Kota Palangka Raya. Jurnal Ilmu Hewan Tropika. Vol. 1 (1).

Sari. N.W., I. Lukistyowati dan N. Aryani. 2012. Pengaruh Pemberian Temulawak ( Curcuma xanthorriza Roxb) Terhadap Kelulushidupan Ikan Mas ( Cyprinus carpio L) Setelah Di Infeksi Aeromonas hydrophila. J. Perikanan dan Kelautan., 17 (2) : 43-59.

Ubamnata, B., R. Diantari dan Q. Hasani. 2015. Pertumbuhan dan Biologi Reproduksi Ikan. Tembakang (Helostoma temminckii) di Rawa Bawang Latak, Kabupaten Tulang Bawang Lampung. Jurnal Penelitian Pertanian Terapan. 15 (2) : 90-99.

Wahjuningrum, D., R. Astrini dan M. Setiawati. 2013. Pencegahan Infeksi Aeromonas hydrophila Pada Benih Ikan Lele Clarias sp yang Berumur 11 Hari Menggunakan Bawang putih Allium setivum dan Meniran Phyllanthus niruri. J. Akuakultur Indonesia., 12 (1) : 94-104




DOI: http://dx.doi.org/10.29406/rya.v6i02.1010

Article Metrics

Sari views : 0| PDF views : 0

Refbacks

  • Saat ini tidak ada refbacks.


Creative Commons License

The Copyright is reserved to the Jurnal Ruaya that is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License website statistics