PENGEMBANGAN MODUL PEMBELAJARAN KIMIA BERBASIS MULTIPEL REPRESENTASI PADA MATERI LAJU REAKSI DI SMA PANCA BHAKTI PONTIANAK

. Winarni, Rizmahardian Ashari Kurniawan, Raudhatul Fadhilah

Sari


Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan modul pembelajaran kimia berbasis multipel representasi pada materi laju reaksi kelas XI IPA 1 SMA Panca Bhakti Pontianak. Model pengembangan yang digunakan dalam penelitian ini adalah model 3D hasil modifikasi model 4D yang direkomendasikan Thiagarajan. Hasil analisis menunjukkan bahwa modul pembelajaran kimia berbasis multipel representasi yang dikembangkan valid dengan nilai rata-rata kevalidan sebesar 90,48%. Kepraktisan berdasarkan nilai respon guru dan siswa dengan nilai 85,71% dan 83,33% dengan kriteria keduanya adalah sangat praktis. Keefektifan yang didasarkan pada analisis hasil belajar setelah menggunakan modul pembelajaran kimia berbasis multipel representasi menunjukkan nilai N-gain sebesar 0,7 dengan kriteria sangat efektif. Dengan demikian modul pembelajaran kimia berbasis multipel representasi yang dikembangkan ini layak digunakan sebagai sumber belajar siswa.


Kata Kunci


Modul pembelajaran kimia, multipel representasi, laju reaksi

Teks Lengkap:

PDF

Referensi


Asyhari, A. dan Silvia, H. (2016). Pengembangan Media Pembelajaran berupa Buletin dalam Bentuk Buku Saku untuk Pembelajaran IPA Terpadu. Jurnal Ilmiah Pendidikan Fisika, (5) 1, 1-14.

Depdiknas [Departemen Pendidikan Nasional]. (2006). Standar Kompetensi Mata Pelajaran Kimia SMA. (Online)http://sasterpadu.tripod.com/sas_store. Diakses pada tanggal 28 April 2017).

Duwiri, Y.I. dan Tiurlina S. (2016). Pengembangan Modul Kimia Topik Sifat Larutan Asam Basa Kelas XI IPA Dalam Meningkatkan Kemampuan Belajar Mandiri Siswa Di SMA Negeri 1 Teminabuan Kabupaten Sorong Selatan. Jurnal Ilmu Pendidikan Indonesia. (4) 1

Lestari, I. (2013). Pengembangan Bahan Ajar Berbasis Kompetensi. Padang: Akademia Permata

Meltzer, D.E. (2002). The Relationship Between Matematics Preparation and Conceptual Learning Gains in physicn: A possible “ hidden variable” in diagnostic pretest score”. American Journal of Physics, 70 (12), 1259 – 1268.

Nurpratami, H., Farida, I. C. dan Helsy, I. (2015). Pengembangan Bahan Ajar pada Materi Laju Reaksi Berorientasi Multipel Representasi Kimia. Prosiding Simposium Nasional Inovasi dan Pembelajaran Sains: 353.

Prastowo, A. (2011). Panduan Kreatif Membuat Bahan Ajar Inovatif. Yogyakarta: Diva Press.

Rahmawati, A. (2015). Pengembangan modul kimia dasar berbasis multipel representasi untuk meningkatkan kemampuan berfikir kritis mahasiswa. Jurnal pendidikan MIPA (5) 2, 5-18

Sunyono. (2012). Kajian Teoritik Model Pembelajaran Kimia Berbasis Multipel Representasi (Simayang) Dalam Membangun Model Mental. Prosiding Seminar Nasional Kimia. 15 Januari 2012. Universitas Negeri Surabaya. Hal: 486-495

Tohir, A., Herpratiwi., Rudibyani dan Betta, R. (2015). Pengembangan Bahan Ajar Modul Kesetimbangan Kimia Berbasis Multipel Representasi Di Sma Kota Bandar Lampung. Jurnal Teknologi Informasi Komunikasi Pendidikan. (3) 3

Treagust, D.F., Chittleborough, G., dan Mamiala, T. (2003). The Role Of Submicroscopic And Symbolic Representations In Chemical Explanations. International Journal of Science Education. (25) 11, 1353-1368

Treagust, D. F. (2008). The Role of Multiple Representations in Learning Science. Sense Publisher. 7-23

Wicaksono, P.D., Kusmayadi, A.T. dan Usodo, B. (2014). Pengembangan Perangkat Pembelajaran Matematika Berbahasa Inggris Berdasarkan Teori Kecerdasan Majemuk (Multiple Intelligences) pada Materi Balok dan Kubus untuk Kelas VIII SMP. Jurnal Elektronik Pembelajaran. (2) 5, 534-549.


Refbacks

  • Saat ini tidak ada refbacks.


ISSN (PRINT)   2089-3027

ISSN (ONLINE)  2541-2264

FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN UM PONTIANAK