STIGMA TERHADAP HIV DAN AIDS: BAGAIMANA GURU DAN TEMAN SEBAYA BERPENGARUH

Niken Agus Tianingrum Niken Agus Tianingrum

Sari


Stigma merupakan barrier bagi terbukanya akses pelayanan bagi orang dengan HIV&AIDS (ODHA). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara pengaruh teman sebaya dan guru dengan stigma terhadap ODHA pada pelajar SMA di Surabaya Selatan. Penelitian dilakukan melalui pendekatan kuantitatif dengan desain cross sectional menggunakan data primer pada 785 responden di 11 SMA. Teknik pengambilan sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah 2 stage cluster sampling dengan probability proportionale to size sampling. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 53,2% pelajar memiliki stigma terhadap HIV&AIDS. Terdapat hubungan antara pengaruh teman sebaya (p=0,0001; OR=7,82) dan pengaruh guru (p=0,0001; OR=5,84) dengan kejadian stigma terhadap ODHA.  Hal tersebut berarti yang berarti pelajar yang terpengaruh sikap negatif teman sebaya dan juga gurunya, akan berpeluang melakukan stigma 7,82 (teman sebaya) dan 5,84 (guru) kali lebih besar dibandingkan yang tidak terpengaruh. Kesimpulannya adalah pelajar yang terpengaruh sikap teman sebayanya dan guru di sekolah cenderung melakukan stigma. Berdasarkan hasil ini, diharapkan adanya peran pemerintah untuk meningkatkan peran guru dan teman sebaya dalam mengurangi stigma melalui program HIV&AIDS berbasis sekolah.

Kata kunci: Stigma, HIV&AIDS, ODHA, Pelajar SMA

Teks Lengkap:

PDF

Referensi


UNAIDS. Towards an AIDS Free Generation Children and AIDS: Sixth Stocktaking Report. New York: United Nations Children‟s Fund (UNICEF); 2013. [cited 2015 Nov 11]. Available from: http://www.unaids.org/en/media/unaids/contentassets/document/unaidspublication/2013/20131129_stoctaking_report_children_aids_en.pdf.

WHO. Global Health Observation.Geneva; 2013. [Cited 2015 June 9].Available from:http://apps.who.int/gho/data/node.main.562?lang=en .

Komisi Penanggulangan AIDS. Rangkuman Eksekutif Upaya Penanggulangan HIV dan AIDS di Indonesia 2006-2011:Laporan 5 Tahun Pelaksanaan Peraturan Presiden No.75/2006 tentang Komisi Penanggulangan AIDS Nasional. KPAN: Jakarta; 2011;28-35.

Ditjen PP&PL Kemenkes RI. Statistik Kasus HIV/AIDS di Indonesia s/d Juni 2014. Kementerian Kesehatan RI: Jakarta; 2014.

Komisi Penanggulangan AIDS Kota Surabaya. Perkembangan Kasus HIV AIDS Kota Surabaya – 2014. Surabaya; 2014.

Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Timur. Analisis Situasi Terkini HIV/AIDS di Jawa Timur; 2012

WHO. HIV/AIDS and Adolescent, Young People - A Window of Hope, Health and Adolescent and Development, WHO:Geneva; 2004.

Meiberg Annemarie E., Bos Arjan E. R., Onya Hans E., Schaalma Herman P. Fear of Stigmatization as Barrier to Voluntary HIV Counselling And Testing in South Africa. East African Journal of Public Health. 2008;5(2);49 – 54.

Mutwa Philippe R., Van Nuil Jennifer Ilo, Asiimwe-Kateera Brenda, Kestelyn Evelyne, et. al. Living Situation Affects Adherence to Combination Antiretroviral Therapy in HIV-Infected Adolescents in Rwanda: A Qualitative Study. Plos One.2013;8;1-8.

Parker R, Aggleton P, Attawell K, et al. HIV/AIDS-related Stigma and Discrimination: A Conceptual Framework and An Agenda for Action-Horizon Program. New York: Population Council; 2003.

Harahap, Harahap, et.al. HIV-related Stigma and Discrimination: A Study of Health Care Workers in Banda Aceh, Indonesia. Med J Indones. 2013;2(1);22-29

Cheng Y, Hua Lao, Mueller Lisa M, Ling Zao S, Hua Yang J, et.al. Effectiveness of School-Based AIDS Education Program among Rural Student in HIV Epidemic Area in China. Journal of Adolescent Health, 2008;42;184-191

Oktarina, Hanafi Fachrudi, Budisuari Made A. Hubungan antara Karakteristik Responden, Keadaan Wilayah dengan Pengetahuan, Sikap terhadap HIV/AIDS pada Masyarakat Indonesia. Buletin Penelitian Sistem Kesehatan. 2009;12(4);362-369.

Sosodoro Ossie, Emilia Ova, Wahyuni Budi. Hubungan Pengetahuan tentang HIV/AIDS dengan Stigma Orang Dengan HIV/AIDS di Kalangan Pelajar, Berita Kedokteran Masyarakat. 2009;25(4);210-217.

Kementerian Kesehatan RI. Riset Kesehatan Dasar; 2013.

Wolf T. Hilary et.al. ”It is All About the Fear og being Discriminated [against]... the Person Suffering from HIV Will Not Be Accepted”: A Qualitative Study Exploring the Reason for Loss to Follow Up Among HIV-Positive Youth in Kisumu, Kenya. BMC Public Health.2014;14:1154.

Nyblade, Laura & MacQuarrie, Kerry. Can We Measure HIV-AIDS Related Stigma and Discrimination?; Current Knowledge about Quantifying Stigma in Developing Country, ICRW, USAID; 2006.

Ilvalita. 2014. Peranan Guru dalam Meningkatkan Pengetahuan Komprehensif HIV dan AIDS pada Siswa SMA negeri dan SMA Swasta di Wilayah Kota Jakarta Timur [Tesis]. Depok: Fakultas Kesehatan Masyarakat-Universitas Indonesia; 2014.

Oskamp, S. & Schultz, P. W. Attitude and Opinion. Lawrence Erlbaum. London: Associates Publishers;2005.

Al-Iryani, B., Basaleem, H., Al-Sakkaf, K., Crutzen, R., Kok, G., & Van Den Borne, B. Evaluation of a School-Based HIV Prevention Intervention among Yemeni Adolescents. BMC Public Health. 2011;11(1);279.

Denison, J. A., Tsui, S., Bratt, J., Torpey, K., Weaver, M. A., & Kabaso, M. Do peer educators make a difference? An evaluation of a youth-led HIV prevention model in Zambian Schools. Health Education Research. 2012;27(2);237-247.




DOI: http://dx.doi.org/10.29406/jkmk.v5i1.894

Article Metrics

Sari views : 0| PDF views : 0

Refbacks

  • Saat ini tidak ada refbacks.




Creative Commons License

The Copyright is reserved to the Jurnal Kesehatan Masyarakat Khatulistiwa that is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License PKP