PREVALENSI STUNTING BALITA DI MEDAN-INDONESIA AKIBAT DEFISIENSI ASUPAN ENERGI: ANALISIS FAKTOR YANG MEMPENGARUHI

Nina Fentiana Daud, Sinarsih Sinarsih Nina Fentiana Daud
Sinarsih Sinarsih

Sari


Manifestasi dari defisiensi zinc adalah gangguan pertumbuhan linier pada balita yang ditunjukkan dengan status stunting. Survey nasional pada skala kecil di Nusa Tenggara Timur (NTT), Pulau Lombok dan Pulau Jawa, dilaporkan bahwa prevalensi defisiensi zinc sekitar 6-39%. Pemilihan Kota Medan sebagai lokasi penelitian didasarkan atas pertimbangan bahwa prevalensi stunting di Kota Medan tercatat sekitar 17.4% yang menyumbangkan angka prevalensi stunting terbesar untuk Sumatera Utara. Jika hal ini tidak diperhatikan maka anak-anak yang stunting akan menderita gizi buruk sehingga mengakibatkan double burden masalah gizi. Penelitian ini dirancang untuk mengetahui kekurangan asupan energi sebagai faktor risiko terjadinya stunting pada balita di Wilayah kerja Puskesmas Teladan, Kota Medan. Penelitian menggunakan rancangan cross sectional (potong lintang). Dari hasil perhitungan dengan menggunakan rumus uji hipotesis untuk dua proporsi (Lameshow et.al., 1997) diperoleh 43 sampel. Pengambilan sampel dalam penelitian ini menggunakan teknik purposive sampling. Asupan energi (kalori) yang rendah merupakan faktor risiko stunting pada balita di wiayah kerja puskesmas Teladan Kota Medan.

Teks Lengkap:

PDF

Referensi


Kementerian Kesehatan R.I. Laporan Hasil Riset Kesehatan Dasar Tahun 2010. Jakarta: Depkes RI;2010

Taufiqurahman., Hadi H., Julia M., Herman S. Defisiensi Vitamin A dan Zinc Sebagai Faktor Risiko Terjadinya Stunting Di Nusa Tenggara Barat. Media Peneliti dan Pengembangan Kesehatan. 2009, Vol. XIX: S84-S94.

World Bank. World Bank Data.[online], 2016. Diunduh tanggal: 3 Maret 2016. Diakses dari: www.worldbank.org/. Diunduh tanggal: 3 Maret 2016.

Ariawan, Iwan. Besar dan Metode Sampel pada Penelitian Kesehatan. Jurusan Biostatistik dan Kependudukan. Depok: FKM.UI;2008

Batubara, J.R.L., Patria, S.Y., Marzuki, A.N.S. Pertumbuhan dan Gangguan Pertumbuhan. Dalam: Batubara, J.R.L., Tridjaja, B., Pulungan, A.B., editor. Endokrinologi Anak. Edisi I. Jakarta: IDAI. h. 19-42;2010

Best, C.M., Sun, K., Pee, S., Sari, M., Bloem, M.W., Semba, R.D. Paternal Smoking and Increase Risk of Child Malnutrition among Families in Rural Indonesia. Tobacco Control. 17: 38-45; 2011

Black, R.E., Allen, L.H., Bhutta, Z.A., Caulfield, L.E., De Onis, M., Ezzati, M. Maternal and Child Undernutrition: Global and regional exposure and Health Consequence. Lancet 371: 243-260;2008.

Gibson, R.S. Principles of Nutritional Assesment. Edisi 2. NewYork: Oxford University Press. h. 256-257, 478-485, 711-720;2005

Casapia, M., Joseph, S.A., Nunez, C., Rahme, E., Gyorkos, T.W. Parasite Risk Factors for Stunting in Grade 5 Students in a comunity of Extreme Poverty in Peru. International Journal for Parasitology 36: 741-747;2006

Hidayati, S.N. Defisiensi Zinc (Zn). Dalam: Sjarif, D.R., Lestari, E.D., Mexitalia, M., Nasar, S.S., editor. Buku Ajar Nutrisi Pediatrik dan Penyakit Metabolik. Jilid I. Jakarta: IDAI. h. 182-189; 2011

Kementerian Kesehatan R.I. Standar Antropometri Penilaian Status Gizi Anak. Jakarta: Derektorat Bina Gizi. Kemenerian Kesehatan R.I;2011

Kementerian Kesehatan R.I. Keputusan Menteri Kesehatan No.97 Tahun 2015 tentang SDGs. Jakarta: Derektorat Bina Gizi. Kemenerian Kesehatan R.I; 2015

Rivera, J.A., Hotz, C., Gonzalez-Cossio, T., Neufeld, L., Garcia-Guerra, A. The Effect of Micronutrien Deficiencies on Child Growth: A review of Result from Comunity-Based Supplementation Trials. J. Nutr. 133: 4010S-4020S; 2003

Sidiartha, IG.L. Defisiensi Vitamin D dan Kalsium. Dalam: Sjarif, D.R., Lestari, E.D., Mexitalia, M., Nasar, S.S., editor. Buku Ajar Nutrisi Pediatrik dan Penyakit Metabolik. Jilid I. Jakarta: IDAI. h. 182-189; 2011

Musthtaq, M.U., Gull, S., Khurshid, U., Shahid, U. Shad, M.A., Siddiqui, A.M. Prevalence and Socio-demographic Correlates of Stunting and Thinness among Pakistan Primary School Children. BMC Public Health 790:1-11; 2011

Sudikno. Aplikasi regresi logistik pada hubungan aktivitas fisik dengan kejadian obesitas pada orang dewasa di Indonesia. (Analisis data Riskesdas 2007). [Tesis]. Depok: FKM. UI; 2010

WHO. WHO Child Growth Standards: Length/Height-for-Age, Weight-for-Age, Weight-for-Lenght, Weight-for-Height and Body Mass Index-for-Age: Methods and Development. Geneva: WHO Press; 2006

Widya Karya Pangan dan Gizi. Prosiding Ketahanan Pangan dan Gizi di Era Otonomi Daerah dan Globalisasi. Jakarta: WKNPG VIII. h. 183-196; 2004




DOI: http://dx.doi.org/10.29406/jkmk.v5i1.888

Article Metrics

Sari views : 0| PDF views : 0

Refbacks

  • Saat ini tidak ada refbacks.




Creative Commons License

The Copyright is reserved to the Jurnal Kesehatan Masyarakat Khatulistiwa that is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License PKP