EFEKTIVITAS KOAGULAN BUBUK KAPUR DAN FILTRASI DENGAN METODE UP FLOW DAN DOWN FLOW UNTUK MENURUNKAN Fe

Tedy Dian Pradana, Suharno Suharno, Ardan Kamarullah Tedy Dian Pradana
Suharno Suharno
Ardan Kamarullah

Sari


Abstrak 

Penelitian ini menggunakan desain Quasi Experiment.Sampel berjumlah 36 sampel.Rancangan penelitian adalah pretest–posttest with control group design.Uji statistik yang digunakan yaitu Uji-T dengan tingkat kepercayaan 95%.Kadar Fe awal rata-rata yaitu sebesar 8,35 mg/l, Hasil uji T menunjukan ada perbedaan yang signifikan penurunan kadar besi (Fe) dalam air sumur gali menggunakan metode up flow nilai signifikan sebesar 0,000 < 0,05 dan down flow sebesar 0,000 < 0,05. Hasil penelitian menunjukan ada perbedaan kadar besi (Fe)sebelum yaitu sebesar 5,50 mg/l dan sesudah filtrasi menggunakan media cangkang kerang, zeolit, dan karbon aktif dengan metode Up flow sebesar 0,67 mg/l dan down flow sebesar 0,88 mg/l. Efektifitas penurunan kadar besi (Fe) air sumur gali menggunakan metode Up Flowlebih besar yaitu 87,72 %, dibandingkan menggunakan metode Down Flow sebesar 84,06 %. Bagi masyarakat dan instansi terkait, hasil penelitian ini dapat dijadikan referensi mengenai metode sederhana dalam menurunkan kadar besi pada air sumur gali /air tanah.

Abstract

Using quasi experimental method and pretest-posttest with control group design, this study employed 36 samples. The data were statically tested by using T-test with a vadility level of 95%. Diffeerence of Fe using coagulant method of 8,35 mg/l, the T test result indicated the there was a significant difference of Fe level reduction in dug wells by using up flow method (0,000<0,05) and down flow method (0,000<0,05). The study revealed that there was a difference of Fe level before filtration using coagilant lime fowder (5,50%) and after filtration using mussel shells, manganese zeolite, active carbon, and up flow method 0,67 mg/l and down flow method of 0,88 mg/l. The effevtiveness of fe level in dug wells by using up flowfiltration was 87,72% and down flow filtration was 84,06%.From the findings, the related institution may consider the findings of this study as the reference in reducing Fe level in dug wells by using simple method


Teks Lengkap:

PDF

Referensi


Aliya. Mengenal Teknik Penjernihan Air, Semarang : CV Aneka Ilmu; 2006.

Soemirat ,Juli. Kesehatan Lingkungan. Jakarta. Gadjah Mada; 2009.

Haynes, D. N. Parenting Knowledge: Experiential and Sociodemographic Factors in European American Mothers of Young Children. Developmental Psychology,in press. Vol.46, No.6; 2009 [cited 2013 Mei 3]. Available from: http://www.ncbi.nlm.nih.gov/pmc/articles/C3412549/pdf/nihms322971pdf.

Asmadi. Teknologi Pengolahan Air Minum. Yogyakarta: Gosyen Publishing; 2011.

Said, 2008. Aplikasi Proses Filtrasi dan Ultrafiltrasi Untuk Pengolahan Air. BPPT.Jakarta. [disitasi tanggal 3 Mei 2013]. Diunduh dari: http://digilib.bppt.go.id/ejurnal/index.php/JAI/issue/view/44(10-102013).

Depkes RI. Persyaratan Sumur Gali. Jakarta: Departemen Kesehatan RI;1990.

Notoatmodjo, Soekidjo. Promosi Kesehatan dan Ilmu Perilaku. Jakarta. Rineka Cipta;2007.

Sutrisno, T. Teknologi Penyediaan Air Bersih, Jakarta, Penerbit Rineka Cipta; 2006.

Nainggolan, H. Pengolahan Limbah Cair Industri Perkebunan dan Air Gambut Menjadi Air Bersih. Medan: USU Press; 2011.

Hidayat, S. Metodologi Penelitian Kesehatan. Jakarta: Bineka Cipta; 2009.

Slamet. Kesehatan Lingkungan. Gajah Mada University Press: Yogyakarta; 2004.

Arda. Karakteristik Zeolit, 2011. [online]. [disitasi tanggal 20 September 2012]. Diunduh dari: https://ardra.biz/sain-teknologi/mineral/mineral-zeolit/karakteristik-sifat-sifat-zeolit/




DOI: http://dx.doi.org/10.29406/jkmk.v5i1.1057

Article Metrics

Sari views : 0| PDF views : 0

Refbacks

  • Saat ini tidak ada refbacks.




Creative Commons License

The Copyright is reserved to the Jurnal Kesehatan Masyarakat Khatulistiwa that is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License PKP