SANITASI LINGKUNGAN DENGAN KEJADIAN HEPATITIS B

Elvi Juliansyah, Yeni Diati Elvi Juliansyah
Yeni Diati

Abstract


Hepatitis B adalah penyakit yang disebabkan oleh virus Hepatitis B yang merusak hati dengan masa inkubasi 14-160 hari, penyebaran penyakit melalui darah dan produknya, suntikan yang tidak aman, transfusi darah, proses persalinan, melalui hubungan seksual. Puskesmas Sungai Durian merupakan salah satu puskesmas dengan angka kejadian Hepatitis paling tinggi pada tahun 2013 terdapat 81 kasus dan angka kejadian tertinggi terdapat di Kelurahan Kapuas Kanan Hulu yaitu 64 kasus. Metode penelitian ini menggunakan rancangan survei analitik dengan  pendekatan case control. Subjek penelitian ini sebanyak 124 orang dengan 64 orang sebagai kasus yang pernah terkena kasus hepatitis B dan kontrolnya sebanyak 64 orang yang tidak pernah terkena hepatitis B. Teknik pengambilan sampel yang digunakan pada penelitian ini adalah menggunakan purposive sampling. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan sumber air bersih, kepemilikan jamban, dan sanitasi makanan dengan kejadian Hepatitis B. Hasil penelitian menunjukan bahwa 50.7% yang pernah mengalami kejadian Hepatitis B. Uji statistik menggunakan chi square dengan bantuan software statistik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada hubungan sumber air minum (p=0.000), kepemilikan jamban (p=0.000) dan sanitasi makanan (p=0.000) dengan kejadian Hepatitis B. Bagi masyarakat waspada dalam mengkonsum air minum, menggunakan jamban keluarga dan menjaga kebersihannya, dan waspada dengan makanan yang dikonsumsi.


Keywords


Hepatitis B; Sumber Air Minum; Kepemilikan Jamban; Sanitasi Makanan;



DOI: http://dx.doi.org/10.29406/jjum.v4i2.868

Article Metrics

Abstract views : 0| PDF (Bahasa Indonesia) views : 0

Refbacks

  • There are currently no refbacks.