FAKTOR RESIKO KEJADIAN PENYAKIT JANTUNG KORONER PADA PEKERJA SEKTOR FORMAL (STUDI KASUS PADA PASIEN RAWAT JALAN DI RSUD DR. SEODARSO PONTIANAK)

Karmilawati Karmilawati, Andri Dwi Hernawan, Dedi Alamsyah

Abstract


Penyakit jantung koroner adalah penyebab tunggal terbesar kematian di negara maju dan di negara berkembang. berdasarkan data dari RSUD Dr. Soedarso Pontianak tahun 2017 dari bulan januari – bulan juli tercatat kasus penyakit jantung koroner sebanyak 206 kasus. Selain itu melalui screening kriteria inklusi kasus didapatkan data penyakit jantung koroner sebanyak 56 kasus. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor risiko kejadian penyakit jantung koroner pada pekerja sektor formal (studi Kasus pada pasien rawat jalan di RSUD Dr. Soedarso Pontianak).

Penelitian ini mengunakan desain case control. Sampel penelitian sebanyak 60 responden (30 kasus dan 30 kontrol) yang diambil dengan teknik purposive sampling. Uji statistik yang digunakan adalah chi-square dengan tingkat kepercayaan 95%.

Hasil penelitian menunjukan bahwa terdapat hubungan antara stress kerja (p value= 0,000 ; OR= 10,796 dengan CI 95%=3,263-35,718) dan beban kerja (p value =0,000 ; OR= 16,00 dengan CI 95%=4,515-56,698) dengan kejadian penyakit jantung koroner. Variabel yang tidak berhubungan yaitu aktivitas fisik (p value = 0,313), variabel confounding yaitu riwayat keluarga (p value = 0,117) dan kebiasaan merokok (p value = 0,284

Disarankan kepada RSUD Dr.Soedarso Pontianak Memberikan informasi pada masyarakat mengenai faktor risiko yang berhubungan terhadap kejadian PJK, sehingga masyarakat dapat mengetahui dan melakukan pencegahan pada usia sedini mungkin.


Keywords


pekerja sektor formal; stress kerja; beban kerja;



DOI: http://dx.doi.org/10.29406/jjum.v4i2.862

Refbacks

  • There are currently no refbacks.