Faktor yang Mempengaruhi Pemberian Susu Formula pada Bayi Usia 0-6 Bulan di Puskesmas Karya Mulia Kota Pontianak

Rahmah Rahmah, Indah Budiastutik, Ottik Widyastutik Rahmah Rahmah
Indah Budiastutik
Ottik Widyastutik

Abstract


Pembangunan sumber daya manusia tidak terlepas dari upaya kesehatan khususnya untuk meningkatkan kesehatan ibu dan bayi  Pertumbuhan dan perkembangan bayi sebagian besar ditentukan oleh jumlah Air Susu Ibu (ASI) yang diperoleh. Secara global, lebih dari 10 juta anak dengan usia dibawah 5 tahun meninggal setiap tahunnya. Secara Nasional data pemberian ASI Ekslusif di Indonesia pada tahun 2016 sebesar 55,7% dan 44,3% tidak memberikan ASI secara Ekslusif. Tujuan penelitian  ini adalah untuk mengetahui Faktor apa saja yang berhubungan dengan pemberian susu formula pada bayi 0-6 bulan di Puskesmas Karya Mulia Kota Pontianak tahun 2017. Jenis penelitian ini adalah observasional dengan pendekatan cross sectional sampel dalam penelitian ini sebesar 37. Pengambilan sampel dilakukan dengan cara Total Sampling, dan analisis uji statistik yang digunakan adalah Chi Square. Data yang digunakan adalah analisis univariat dan analisis bivariat. Hasil Dari 37 sampel yang diambil didapatkan bahwa ada hubungan antara Dukungan suami (p value =0,000 PR: 5,806), Promosi Susu Formula (p value =0,000 PR: 3,383), akses informasi (p value =0,000 ), dukungan petugas kesehatan (p value =0,002 PR:2,170 ), dan Tidak Ada hubungan antara Inisiasi menyusu Dini (IMD) dengan pengunaan susu formula pada bayi 0 – 6 bulan di wilayah kerja Puskesmas Karya Mulia tahun 2017 (p value =0,06  PR:1,385). Saran  Berdasarkan hasil penelitian ini disarankan agar dilakukan sosialisasi mengenai Asi Ekslusif baik  melalui media sosial dan intenet. Kerja sama lintas sektor untuk lebih dikuatkan guna meningkatkan peran lintas sektor dalam mempromosikan asi Ekslusif.

References


Manson J.E & Bassuk S.S. The Menopausal Transition and Postmenopausal Hormone Therapy. In: Jameson JL, Fauci AS, Kasper DL, Braunwald E, Hauser SL, Longo DL, et al., editors. Harrison's Endocrinology (Second Edition). New York: The McGraw-Hills Companies,; p. 207-15; 2010.

Rusliana & Rusli U. Untukmu Ibu Tercinta. Bogor: Prenada; 2008.

World Health Organization (WHO). Making Pregnancy Safer, A Health Sector Strategy For Reducing Maternaland Perinatal Morbidity and Mortality. New Delhi: WHO-SEARO; 2016.

Kemenkes RI. Profil Kesehatan Indonesia Tahun 2015. Kementerian Kesehatan Indonesia; 2016.

Dinkes Kota Pontianak. Profil Dinas Kesehatan Kota Pontianak tahun Tahun 2016. Kota Pontianak; 2016.

Nuryati. Susu Formula dan Angka Kematian Bayi. 2011. Tersedia di URL: http: unisosdem.org/kliping_detail.php?aid= 9674&cold=34.

Notoatmodjo, S. Metodologi Penelitian Kesehatan (Edisi Revisi). Jakarta : Rineka Cipta; 2012.

Nurmawati. Faktor Determinan Pemberian Susu Formula pada Bayi Usia 0-6 Bulan (Studi Pada Ibu Bayi Usia 7-12 Bulan di Wilayah Puskesmas Kabupaten Demak. Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Diponegoro Semarang 2013; 3(1).

Maryunani, A. Inisiasi Menyusu Dini, ASI Eksklusif, dan Manajemen Laktasi. Jakarta : CV. Trans Info Media; 2015.




DOI: http://dx.doi.org/10.29406/jjum.v7i1.2158

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Creative Commons License

The Copyright is reserved to the JUMANTIK: Jurnal Mahasiswa dan Peneliti Kesehatan that is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License