Perbandingan Efektivitas Zeolit dan Karbon Aktif dalam Menurunkan Kadar Merkuri (Hg) dengan Metode Penyaringan pada Air Sungai Mandor

Tiara Spiridonova, Mardjan Mardjan, Abduh Ridha Tiara Spiridonova
Mardjan Mardjan
Abduh Ridha

Abstract


Kegiatan penambangan emas tanpa ijin (PETI) di Kecamatan Mandor sudah berlangsung lama sehingga sulit dikendalikan dan telah mengakibatkan sungai Mandor tercemar limbah merkuri. Kadar Hg pada air sungai Mandor rata-rata adalah 0.0186 mg/l dan telah melebihi NAB yang ditentukan PerMenKes 416/1990 yaitu sebesar 0.001 mg/l untuk sumber air bersih. Penelitian ini untuk mengetahui efektifitas zeolit dan karbon aktif dalam menurunkan kadar merkuri (Hg) pada air sungai Mandor menggunakan metode filtrasi. Penelitian ini merupakan penelitian ekperimen semu dengan rancangan peneltian pre test- post test with control group design. Media yang digunakan zeolit dan karbon aktif dengan ketebalan 80 cm dan ukuran 2-3 mm. Uji statistik yang digunakan dalam penelitian ini adalah uji wilcoxon dengan tingkat kepercayaaan 95%. Hasil analisis menggunakan AAS menunjukan bahwa setelah penyaringan dengan media zeolit maupun karbon aktif terjadi penurunan konsentrasi Hg paling tinggi sebesar 99,7% dengan rata-rata sebesar 90,2%. Konsentrasi Hg turun dari rata-rata 0,0186 mg/l menjadi 0,0002 mg/l, lebih kecil dari 0,001 mg/l sesuai NAB PerMenKes 416/1990. Penelitian ini menunjukkan bahwa ada perbedaan yang bermakna antara sebelum penyaringan dan sesudah penyaringan dengan medi zeolit (p value = 0,008)  dan karbon aktif p value = 0,008) dan tidak ada perbedaan efektivitas antara penyaringan dengan media zeolit dan karbon aktif (p value = 1,000). Disarankan kepada instansi terkait agar memonitoring kualitas air sungai Mandor secara periodik dan bagi masyarakat yang menggunakan air sungai Mandor untuk kebutuhan sehari-hari disarankan membuat pengolahan air dengan mempertimbangkan zeolit maupun karbon aktif sebagai media saring dalam menurunkan kadar merkuri (Hg) air sungai Mandor.

References


Sudjana, D. Metode dan Teknik Pembelajaran Partisipatif. Bandung: Falah Produktion; 2010.

Badarel, M. Pengkajian Kebutuhan Pelatihahan. Jakarta: Bapelkes Cilandak; 2004.

Depkes RI. Modul Pelatihan Tenaga Pelatih Program Kesehatan. Jakarta: Badan PPSDM Kesehatan; 2008.

Adman. Konsep Pelatihan. 2009. Tersedia di URL: http://adman.staf.upi.edu/files/ konsep pelatihan.doc.

Suprijanto. Pendidikan Orang Dewasa Teori dan Aplikasi. Jakarta: Bumi Aksara; 2012.

Martinis, Y. 2013. Strategi dan Metode dalam Model Pembelajaran. Jakarta: GP Press Group; 2013.

Arikunto. Prosedur Penelitian Suatu Pendekatan Praktik. Jakarta: Rineka Cipta; 2006.

Donclark. Kirkpatrick’s Four Level Evaluation Model. 2013. Tersedia di URL: http:// donclark/hrd/kirkpatrick.html.

Mardiana & Hida F.M. Pelatihan terhadap Keterampilan Kader Posyandu. KEMAS: Jurnal Kesehatan Masyarakat 2011; 7(1). Tersedia di URL:https://dx.doi.org/10.15294/kemas.v7i1.1789.




DOI: http://dx.doi.org/10.29406/jjum.v6i2.2022

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Creative Commons License

The Copyright is reserved to the JUMANTIK: Jurnal Mahasiswa dan Peneliti Kesehatan that is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License