Hubungan Strategi Koping dengan Stress Pada Ibu Dengan Anak Autis Di Autis Center Kota Pontianak

Dwi Astuti, Abrori Abrori, Otik Widyastutik Dwi Astuti
Abrori Abrori
Otik Widyastutik

Abstract


Anak autis merupakan anak yang mengalami gangguan perilaku. Gejala yang sangat menonjol adalah sikap anak yang cenderung tidak mempedulikan lingkungan dan orang-orang di sekitarnya, seolah menolak berkomunikasi dan berinteraksi, serta seakan hidup dalam dunianya sendiri. Ibu yang mempunyai anak autis mengalami stress berat, strategi coping menangani stress terdiri keaktifan diri, penekanan kegiatan bersaing, kontrol diri dan sosial. Desain penelitian secara deskriptif observasional. Populasi dalam penelitian ini adalah orang tua anak autis berjumlah 30, sampel dalam penelitian ini sebanyak 30 orang tua. Analisis data dilakukan dengan univariat. Frekuensi stress orang tua yang mempunyai anak autis sebagian besar mengalami stress, yaitu sebesar 86,7% dan yang normal sebanyak 13,3%. Terdapat hubungan strategi coping dengan stress orang tua anak autis dengan nilai p=0,049 dan nilai PR= 4,667 dan nilai 95% CI= 1,034-21,063, maka strategi coping merupakan faktor risiko. Ini berarti bahwa strategi coping memiliki risiko 4,667 kali dengan stress yang dialami ibu yang mempunyai anak autis. Disarankan pada orang tua agar memberikan perhatian dan menerima keadaan anaknya.



DOI: http://dx.doi.org/10.29406/jjum.v5i2.1283

Refbacks

  • There are currently no refbacks.