Determinan Peningkatan Angka Kejadian tindakan Sectio Caesarea Pada Ibu Bersalin di Rumah Sakit Ade Muhammad Djoen Kabupaten Sintang

Dian Indahwati Hapsari, Tuti Hendraningsih Dian Indahwati Hapsari
Tuti Hendraningsih

Abstract


Latar Belakang: Persalinan sesarea atau seksio ceaserea (SC) merupakan proses pembedahan untuk melahirkan janin melalui irisan pada dinding perut dan dinding uterus. World Health Organization (WHO) menetapkan standar rata-rata sectio caesarea di sebuah Negara adalah sekitar 5-15 % per 1000 kelahiran di dunia, Rumah sakit Ade Mohammad Djoen Sintang merupakan rumah sakit rujukan regional yang mengampu beberapa Kabupaten dengan angka tindakan sectio caesarea yang tiap tahunnya meningkat mencapai 47, 2% dan mengalami kematian ibu yang disebabkan oleh pasca sectio caesarea.
Bahan dan Metode: Penelitian ini menggunakan data persalinan di Rumah Sakit Ade Muhammad Djoen Sintang untuk menghasilkan populasi penelitian, pengambilan sampel sebesar 57 responden dengan menggunakan insedental sampling. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis univariat, bivariat dengan uji statistic chi square (uji X2) dengan dan analisis multivariat (regresi logistik) pada pemodelan terakhir setelah diperoleh variabel dengan p value < 0,05 dan OR terbesar dalam model akhir multivariat
Hasil: ada hubungan signifikan pada umur (p=0,024), KPD (p=0,032), Riwayat Hipertensi (p=0,046) dan tidak ada hubungan pada paritas (p=0,213), tinggi badan (p=0,124) dengan peningkatan tindakan persalinan sectio ceasarea pada ibu bersalin, faktor yang paling dominan terjadinya tindakan persalinan sectio ceasera adalah riwayat hipertensi dengan nilai OR 3,791. Saran untuk petugas kesehatan terutama di ruangan Obstetri agar lebih meningkatkan pengetahuan sehingga dapat memberikan informasi kepada ibu hamil tentang indikasi yang berperan pada sectio caesarea sehingga ibu hamil dapat melakukan Ante Natal Care secara teratur



DOI: http://dx.doi.org/10.29406/jjum.v5i2.1279

Refbacks

  • There are currently no refbacks.