FAKTOR PRAKTIK, PENGHASILAN, DAN TRADISI DENGAN PERILAKU MEROKOK MASYARAKAT DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS SUNGAI DURIAN KABUPATEN SINTANG

Elvi Juliansyah, Tetti Solehati, Cecep Eli Kosasih Elvi Juliansyah
Tetti Solehati
Cecep Eli Kosasih

Abstract


Merokok merupakan satu faktor risiko penyakit kronis seperti kanker paru, kanker saluran pernafasan bagian atas, penyakit jantung, stroke, bronchitis, emplysema dan penyebab kematian. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor praktik, penghasilan, dan tradisi dengan perilaku merokok masyarakat, serta faktor yang paling dominan berhubungan dengan perilaku merokok masyarakat di Wilayah Kerja Puskesmas Sungai Durian, Sintang. Metode penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan penelitian potong lintang (cross sectional) dengan populasi orang laki-laki sebanyak 4.321 orang dan sampel penelitian ini sebanyak 218 responden perilaku merokok berdasarkan distribusi responden merokok di wilayah kerja Puskesmas Sungai Durian sebanyak 180 responden (82,6%). Uji statistik menggunakan uji chi square untuk melihat hubungan variabel bebas dan terikat menggunakan derajat kebermaknaan. Hasil analisis bivariat menunjukkan, bahwa variabel yang berhubungan dengan perilaku merokok adalah praktik dengan p value 0,000 dan OR sebesar 4,504, penghasilan dengan p value 0,000 dan OR sebesar 0,181, dan tradisi dengan p value 0,000 dan OR sebesar 0,148. Hasil analisis multivariat variabel yang berhubungan dominan adalah praktik merokok dengan OR 33,272. Disarankan melakukan pendidikan kesehatan secara langsung dan secara terus-menerus untuk mengurangi praktik merokok dan akibat bahaya yang ditimbulkan oleh asap rokok bagi orang lain



DOI: http://dx.doi.org/10.29406/jjum.v5i2.1278

Refbacks

  • There are currently no refbacks.