EFEKTIVITAS EKSTRAK BUAH BELIMBING WULUH (Averrhoa blimbi L.) DALAM MENGHAMBAT PERTUMBUHAN BAKTERI (Aeromonas hydrophila) PADA IKAN TENGADAK (Barbonymus schwanenfeldii)

M Yunus, Hendry Yanto, Eka Indah Raharjo M Yunus
Hendry Yanto
Eka Indah Raharjo

Sari


Ikan tengadak (Barbonymus schwanenfeldii) merupakan ikan endemik Kalimantan, memiliki prospek yang baik untuk dikembangkan budidayanya. Salah satu jenis penyakit yang sering dijumpai pada organisme budidaya adalah penyakit bakterial yang disebabkan oleh bakteri Motil Aeromonas Septicemia (MAS). Upaya penanganan penyakit MAS dapat dilakukan dengan penambahan bahan alami dalam pakan berupa ekstrak buah belimbung wuluh yang memiliki kandungan antibakteri dan dapat meningkatkan daya tahan tubuh ikan. Tujuan Menentukan kadar ekstrak belimbung wuluh yang optimal untuk mencegah pertumbuhan bakteri Aeromonas hydrophilla pada ikan tengadak, dengan kadar 0 g, 5 g, 10 g, dan 15 g. Penambahan eksrtak buah belimbing wuluh melalui pakan buatan dapat mencegah pertumbuhan bakteri aeromonas hidrovylla. Memberi beri ekstrak buah belimbing wuluh dengan dosisi 15 g dapat mencegah pertumbuhan bakteri yang lebih baik dibandingkan dari pada dosis lainnya.

Teks Lengkap:

PDF

Referensi


Arisandi, A., Tamam, B., dan Yuliandari R. 2017. Jumlah Koloni Pada Media Kultur Yang Berasal Dari Thallus Dan Perairan Sentral Budidaya Kappaphycus Alvarezii Di sumenep. Universitas Trunojoyo Madura. Journal Of Aquaculture 9(1): 1-8.

Affandi, R. dan Tang, U. M. 2002. Fisiologi Hewan Air. Unri Press. Riau. Hal 35.

Aminah, 2014. Pengaruh Ekstrak Daun Ketapang (Terminalia cattapa) Terhadap Kelulusan Hidupan dan Histologi Hati Ikan Mas (Crypinus carpio) Yang di Infeksi Baktei Aeromonas hydropila. Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan , Universitas Diponegoro. Fish Scientiae Volume 3 (4) 118-125.

Aisiah, S., Muhammad, dan Anita. 2011. Penggunaan Ekstrak Daun Sirih (Piper betle Linn) untuk Menghambat Bakteri Aeromonas hydrophila dan Toksisitasnya pada Ikan Patin (Pangasius hypopthalmus). Fish Scientiae 1(2): 190-201.

Aniputri, F.D.Johanes, H dan Subandiyono. 2014. Pengaruh Ekstrak Bawang Putih (Allium sativum) Terhadap Pencegahan Infeksi Bakteri A. hydrophila dan Kelulus hidupan Ikan Nila (Oreochromis niloticus). Program Studi Budidaya Perairan. Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan. Universitas Diponegoro. Journal Of Aquaculture Management and Technology. 3 (1): 1-10.

Angka, S. L., B.P. Priosoeryanto, B. W. Lay dan E. Harris. 2014. Penyakit Aeromonas septicemia pada Ikan Lele Dumbo. Forum Pasca Sarjana. Institut Pertanian Bogor. Bogor. 156 hal.

Boyd CE. 1990. Water Quality in Pond for Aquaculture. Auburn University, Alaba- ma. 482 hal.

Dalimartha S. 2001. Resep Timbuhan Obat untuk Menurunkan Kolesterol. Jakarta. Hal 45.

Effendi,M.I. 2002. Biologi Perikanan. Yayasan Pustaka Nusatama. Yogyakarta. 27 hal.

Faridah, N., 2010. Efektivitas ekstrak lidah buaya Aloe vera dalam pakan sebagai imunostimulan untuk mencegah infeksi Aeromonas hydophila pada ikan lele dumbo Clarias Sp. [Skripsi]. Departemen Budidaya Perairan, Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, Institut Pertanian Bogor. Bogor. 63 hal.

Gunawan, I. 2016. Pengantar Statistika Inferensial. Divisi Buku Perguruan Tinggi. PT Rajagrafindo Persada. Jakarta. 120 hal.

Hanafiah. K. A., 2012. Rancangan Percobaan Teori dan Aplikasi. Rajawali Pers. Jakarta.113 hal.

Hamid J N, Mulyadi dan Jailani. 2016. Uji Daya Hambat ekstrak Daun Belimbing Wuluh (Averrhoa bilmbi Linn) Terhadap Pertumbuhan Bakteri Psedomonas Sp yang Diisolasi dari Ikan Patin (Pangisius Sp). 417-447 hal.

Haryani A, Grandiosa A, Buwono ID dan Santika A. 2012. Uji fektivitas daun papaya (Carica papaya) untuk pengobatan infeksi bakteri A. hydrophila pada ikan mas koki (Carassius auratus). Jurnal Perikanan dan Kelautan. 3(3):213-220.

Hembing, W. 2008. Ramuan Lengkap Taklukan Penyakit. Niaga Swadaya. Jakarta. 47 hal.

Huet, M. 1971. Textbook of Fish Culture.Breeding and Cultivation of Fish. Ryre & Spottiswoode Ltd, at the Press Margate. England. Hal 72

Imra, Tarman, K dan Desniar. 2016. Aktivitas Antioksidan dan Antibakteri Ekstrak Nipah (Nypa fruticans) Terhadap Vibrio Sp. Isolat Kepiting Bakau (Scylla sp.). Institut Pertanian Bogor. 13 hal.

Kamaludin I. 2011. Efektivitas Ekstrak Lidah Buaya (Aloe vera) Untuk Pengobatan Infeksi Aeromonas hydrophila Pada Ikan Lele Dumbo (Clarias sp.) Melalui Pakan. Skripsi (tidak dipublikasikan). Institut Pertanian Bogor. 156 hal.

Kabata, Z. 1985. Parasite and Disease Of Fish Cultured in Tropics. Taylor and Prancis Press, London and Philadelphia.78 hal.

Khaerani, 2018. Pengaruh Cairan Buah Belimbing Wuluh Pada Penyakit Bakteri Aeromonas hydrophilla Pada Ikan Lele Sangkuriang. Jakarta. 2 (6). 204-302.

Khairumam, K. 2008. Ikan Hias Peluang Usaha dan Teknik Budidaya. PT Gramedia Pustaka Utama. Jakarta, 88 hal.

Kordi, K., 2004. Penanggulangan Hama dan Penyakit Ikan. Rineka Cipta dan Bina Adiaksara. Jakarta. 102 hal.

Kurniawan, D., 2010. Efektivitas campuran bubuk meniran Phyllantus niruri dan bawang putih Allium sativum dalam pakan untuk pencegahan infeksi bakteri Aeromonas hydrophila pada ikan lele dumbo Clarias sp. [Skripsi]. Departemen Budidaya Perairan. Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan. Institut Pertanian Bogor. Bogor. 23 hal.

Kusuma. 2016. Mengenal patogen pada ikan. https://ndkbluefin89,.word press.com Diakses Desember 2016.

Lubis, Ummul Fadhilah., Marusin, Netty., dan Zakaria, Indra Junaidi. 2014. Analisis Histologis Hati Ikan Asang (osteochilus hasseltii C.V.) di Danau Maninjau dan Danau Singkarak Lakes, West Sumatra. Jurnal Biologi Universitas Andalas ISSN: 2303-2162. Vol 3(2): 161-167.

Mashudi, Ediwarman dan Maskur. 2001. Pemijahan Ikan Biawan (Helostoma teminckii). Balai Budidaya Ikan Air Tawar Jambi. 63 hal.

Minggawati, I. dan Saptono.2012. Parameter Kualitas Air Untuk Budidaya Ikan Air Tawar, Kota Palangkaraya. Jurnal Ilmu Hewani Tropika Vol. 1 No.1 Juni 2012.

Mulia, D.S., 2003. Pengaruh Vaksin Debris Sel Aeromonas hydrophila Dengan Kombinasi Cara Vaksinasi dan Booster terhadap Respon Imun dan Tingkat Perlindungan Relatif pada Lele Dumbo (Clarias gariepinus Burchell). Tesis. PPs Universitas Gadjah Mada, Yogyakarta. Tidak dipublikasi. Vol 12(1):27 – 38.

Ningsih R.2012. Pengaruh Ekstrak Sidawah dengan Konsentrasi yang Berbeda untuk Mengatasi infeksi Bakteri Aeromonas hydrophila pada Ikan Nila (Oreochromis niloticus). Jurnal Ilmu Perikanan dan Sumberdaya Perairan. 4 (5): 132-188.

Nurjanah, R.D.D., Prayitno, S.B., Sarjito., Lusiastuti, A.M. 2013. Pengaruh Ekstrak Daun Sirsak (Annona mucirata) Terhadap Profil Darah dan kelulusan hidup Ikan Mas (Cyprinus carpio) yang Diinfeksi Bakteri Aeromonas hydrophila. Journal Of Aquaculture Management and Tecnology. 3 (4): 69-75.

Prasetio, E., Muhammad, F., Hastiadi, H. 2017. Pengaruh Serbuk Lidah Buaya (Aloe vera) Terhadap Hematologi Ikan Jelawat (Leptobarbus hoevenii) Yang Diuji Tantang Bakteri Aeromonas hydrophila. Jurnal ruaya.2 (3): 76-80.

Prayogo, Boedi Setya Raharja dan Rena Wilis Putri. 2011. Uji Potensi Sari Buah Belimbing Wuluh ( Averrhoa Bilimbi L.) Dalam Mengahambat Pertumbuhan Bakteri Aeromonas Salmonicida Shimithia Secarainvitro. Universitas Airlangga. Surabaya. 314 hal.

Rahayu ES, Susanti R, Pribadi P. 2010. Perbandingan kadar vitamin dan mineral dalam buah segar dan manisan basah karika dieng (Carica pubescens Lenne & K.Koch). Biosaintifika 2 (2): 90-100.

Robinson,T., 1995, Kandungan Organik Tumbuhan Tinggi, Edisi VI, Diterjemahkan oleh Kosasih Padmawinata, ITB, Bandung. Hal 191-216.

Rofiani, Esti M. 2017. Identifikasi Keberadaan Bakteri Aeromonas Hydrophila Pada Ikan Nila (Oreochromis Niloticus) yang Dibudidayakan di Kolam Balai Benih Ikan Karanganyar Kabupaten Pekalongan. Pena Akuatika. 3(3): 213-220.

Sari, R. H., Setyawan. A dan Suparmono. 2013. Peningkatan Immunogenitas Vaksin Inaktif (Aeromonas Salmonicida) dengan Penambahan Adjuvant pada Ikan Mas (Cyprinus carpio). Jurnal Rekayasa dan Teknologi Budidaya Perairan. 1 (2).ISSN: 2302-3600.

Soemardi, E., Utami P.I, Wakhid A. Sukardi, P. 2002. Uji Antibakteri ekstrak Air Kunyit (Curcuma domestika Val) terhadap bakteri Pseudomonas aeurugenosa pada ikan gurami (Ospronemous gouramy Lac). Program Ilmu Perikanan dan Kelautan. Universitas Jendral Soedirman Purwokerto Vol5 (1) : 12-15

Sofia D. 2006. Antioksidan radikal bebas. Institut Pertanian Bogor, Bogor. 20 Oktoberi 2002. 47 hal.

Susanto, S.1999. Pemeliharaan Ikan Di Halaman Pekarangan. cetIX, Kanisius Yogyakarta, 88 Hal.

Sugianti B. 2005. Pemanfaatan tumbuhan tradisional dalam pengendalian penyakit ikan. Makalah Pribadi Falsafah Sains (PPS-702). Institut Pertanian Bogor, Bogor. 30 Juni 2005. 1 (3): 78-97.

Wahjuningrum, D., Retno, A., Mia, S. 2013.Pencegahan Infeksi Aeromonas hydrophila Pada Benih Ikan Lele Clarias spp. Yang Berumur 11 Hari Menggunakan Bawang Putih Allium sativum Dan Meniran Phyllanthus niruri. Departemen Budidaya Perairan, Fakultas Perikanan Dan IlmuKelautan. Institut Pertanian Bogor. Jurnal akuakultur indonesia 12 (1): 94-104.

Wirati Parameswari, Ade Dwi Sasanti, Muslim. 2013. Populasi Bakteri,Histologi, Kelnsungan Hidup dan Pertumbuhan Benih Ikan Gabus (Channa striata) yang di Pelihara Media dengan Penambahan Proniotik . Program Studi Budidaya Perairan Fakultas Pertanian Universitas Sriwijaya. 1(1) :76-89.

Yuhana, M., I. Normalia dan Sukenda. 2008. Pemanfaatan Ekstrak Bawang Putih Allium sativum untuk Pencegahan dan Pengobatan pada Ikan Patin Pangasionodon hypopthalamus yang Diinfeksi Aeromona hydrophila. Jurnal Akuakultur Indonesia, 7(1): 95–107.

Zakaria Z. A., Zaiton, Henie, Jais dan Zainuddin. 2007. In vitro antibacterial activity of Averrhoa bilimbi L. Leaves and fruits extracts, international. 73 hal.




DOI: http://dx.doi.org/10.29406/jba.v2i1.1982

Refbacks

  • Saat ini tidak ada refbacks.


Creative Commons License

The Copyright is reserved to the Jurnal Ruaya that is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License website statistics