Implementasi Teknologi Virtualisasi Berbasis Kontainer untuk Perangkat Internet of Things pada Pertanian Presisi

Mahendra Data, Widhi Yahya, Andika Kurniawan Mahendra Data - [ http://orcid.org/0000-0001-8986-1613 ]
Widhi Yahya
Andika Kurniawan

Abstract


Pada bidang pertanian, Internet of Things (IoT) digunakan untuk mengendalikan sensor pertanian dan menghubungkannya dengan infrastruktur cloud dengan tujuan untuk menunjang pertanian presisi. Salah satu tantangan dalam penerapan IoT dalam pertanian presisi adalah keberagaman aplikasi dan protokol komunikasi di tengah keterbatasan sumber daya perangkat sensor yang digunakan. Ketergantungan library dan versi program yang saling kontradiktif mendorong diperlukannya terobosan baru dalam implementasi aplikasi sensor atau gateway pertanian presisi. Pada penelitian ini penulis mengimplementasikan virtualisasi berbasis kontainer untuk perangkat IoT pada pertanian presisi yang memudahkan pengimplementasian program pada satu perangkat tanpa mengurangi kinerja dari perangkat IoT. Program virtualisasi yang kami gunakan adalah Docker yang diimplementasikan ke dalam perangkat gateway IoT berupa Raspberry Pi. Hasil penelitian ini membuktikan bahwa penggunaan Docker, tidak menurunkan kinerja Raspberry Pi. Sehingga penggunaan Docker pada infrastruktur IoT pertanian presisi sangat mungkin untuk dilakukan karena memberikan keuntungan berupa kemudahan dalam implementasi, update, dan pengisolasian proses.

Keywords


virtualisasi; IoT; gateway; Docker; Raspberry Pi

References


T. Popović, N. Latinović, A. Pešić, Ž. Zečević, B. Krstajić, and S. Djukanović, “Architecting an IoT-enabled platform for precision agriculture and ecological monitoring: A case study,” Comput. Electron. Agric., vol. 140, pp. 255–265, Aug. 2017.

F. T. -, “Smart Agriculture Based on Cloud Computing and IOT,” J. Converg. Inf. Technol., vol. 8, no. 2, pp. 210–216, Jan. 2013.

S. Prabawa, B. Pramudya, I. W. Astika, R. P. A. Setiawan, and E. Rustiadi, “Sistem Informasi Geografis Dalam Pertanian Presisi Aplikasi Pada Kegiatan Pemupukan Di Perkebunan Tebu,” in Prosiding Seminar Nasional Himpunan Informatika Pertanian Indonesia 2009, 2009.

T. Ojha, S. Misra, and N. S. S. Raghuwanshi, “Wireless sensor networks for agriculture: The state-of-the-art in practice and future challenges,” Comput. Electron. Agric., vol. 118, pp. 66–84, Oct. 2015.

Y. Chen and T. Kunz, “Performance evaluation of IoT protocols under a constrained wireless access network,” in 2016 International Conference on Selected Topics in Mobile & Wireless Networking (MoWNeT), 2016, pp. 1–7.

Q. Zhu, R. Wang, Q. Chen, Y. Liu, and W. Qin, “IOT Gateway: BridgingWireless Sensor Networks into Internet of Things,” in 2010 IEEE/IFIP International Conference on Embedded and Ubiquitous Computing, 2010, pp. 347–352.

Hao Chen, Xueqin Jia, and Heng Li, “A brief introduction to IoT gateway,” in IET International Conference on Communication Technology and Application (ICCTA 2011), 2011, vol. 2011, no. 586 CP, pp. 610–613.

R. Morabito, R. Petrolo, V. Loscri, and N. Mitton, “Enabling a lightweight Edge Gateway-as-a-Service for the Internet of Things,” in 2016 7th International Conference on the Network of the Future (NOF), 2016, pp. 1–5.

A. Krylovskiy, “Internet of Things gateways meet linux containers: Performance evaluation and discussion,” in 2015 IEEE 2nd World Forum on Internet of Things (WF-IoT), 2015, pp. 222–227.

E. Gioia, P. Passaro, and M. Petracca, “AMBER: An advanced gateway solution to support heterogeneous IoT technologies,” in 2016 24th International Conference on Software, Telecommunications and Computer Networks (SoftCOM), 2016, pp. 1–5.

J. Hui, “MQTT broker latency measure tool,” 2018. [Online]. Available: https://github.com/hui6075/mqtt-bm-latency. [Accessed: 07-Dec-2018].




DOI: http://dx.doi.org/10.29406/cbn.v3i01.1448

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2020

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.