HUBUNGAN ANTARA STATUS GIZI, KEBIASAAN SARAPAN PAGI, AKTIFITAS FISIK DAN GANGGUAN KESEHATAN DENGAN PRESTASI BELAJAR ANAK SEKOLAH DASAR (THE RELATIONSHIP BETWEEN NUTRITIONAL STATUS, BREAKFAST HABITS, PHYSICAL ACTIVITY AND HEALTH PROBLEMS WITH SCHOOL

Marlenywati ., Andri Dwi Dwi Hernawan, Armita Dewi Hardiyanti Marlenywati .
Andri Dwi Dwi Hernawan
Armita Dewi Hardiyanti

Sari


Prestasi belajar merupakan ukuran untuk menentukan tingkat keberhasilan proses pendidikan. Kurangnya
prestasi belajar dapat diakibatkan oleh status gizi, kebiasaan sarapan pagi, akifitas fisik dan gangguan
kesehatan. Data dari Dinas Kesehatan Kota Pontianak mengenai status gizi menunjukan bahwa pada tahun
2013 prevalensi status gizi pada anak usia 6-12 tahun untuk prevalensi kegemukan sebesar 9,64% dan kurus
9,08%. Hasil survey pendahuluan didapat 76% siswa memiliki nilai rata-rata raport rendah, 70% siswa
dengan IMT gemuk, 40 % siswa tidak rutin sarapan pagi dan sebagian siswa melakukan aktifitas fisik
sedang. Penelitian ini bertujuan untuk memperoleh informasi hubungan antara status gizi, kebiasaan
sarapan pagi, aktifitas fisik dan gangguan kesehatan dengan prestasi belajar anak sekolah dasar di wilayah
kerja UPTD Puskesmas Kecamatan Pontianak Selatan. Penelitian ini menggunakan desain cross sectional.
Sampel penelitian sebanyak 132 sampel. Uji yang digunakan adalah uji Chi Square dengan taraf signifikan
95%. Hasil penelitian menunjukkan ada hubungan antara variabel kebiasaan sarapan pagi (0,001) dan
gangguan kesehatan (p value=0,025) dengan prestasi belajar. Tidak terdapat hubungan yang bermakna
antara status gizi (p value=0,651), aktifitas fisik (p value=0,751) dengan prestasi belajar anak sekolah dasar
diwilayah kerja UPTD Puskesmas Kecamatan Pontianak Selatan. Disarankan untuk petugasĀ  gizi
Puskesmas Kecamatan Pontianak Selatan untuk meningkatkan edukasi, informasi dan komunikasi
mengenai sarapan pagi dan upaya promotif dan preventif kepada orang tua siswa dan siswa tentang
pentingnya sarapan pagi melalui media leaflet, poster dan banner sesuai dengan waktu dan jumlah energi
yang dibutuhkan dan mengadakan kerjasama lintas sektor antara pihak puskesmas dengan UKS sekolah
untuk memantau kesehatan anak dengan melakukan pemeriksaan kesehatan secara berkala agar dapat
mengetahui perkembangan tubuh anak.

Kata kunci: Sarapan, Gangguan Kesehatan, Prestasi Belajar

Teks Lengkap:

PDF


DOI: http://dx.doi.org/10.29406/br.v12i2.82

Refbacks

  • Saat ini tidak ada refbacks.




Creative Commons License

Hak Cipta dilindungi oleh Buletin Al-Ribaath yang dilisensikan dibawah Lisensi International Creative Attribution-ShareAlike 4.0

Al-Ribaath telah terindex:

website statistics