ANALISIS KUALITAS PELAYANAN SEKTOR KESEHATAN DI KABUPATEN KAYONG UTARA PROVINSI KALIMANTAN BARAT

Edy Suryadi, Setiadi Hasan Edy Suryadi
Setiadi Hasan

Sari


Pelayanan sektor kesehatan yang baik dan berkualitas merupakan suatu impian dan cita-cita yang diharapkan oleh semua lapisan masyarakat yang ada di semua daerah, termasuk Kabupaten Kayong Utara. Penelitian ini mengkaji kualitas pelayanan sektor kesehatan di Kabupaten Kayong Utara. Penelitian ini menggunakan instrumen penelitian yang diuji validitas dan reliabilitasnya. Uji validitas  menunjukkan bahwa instrumen valid dengan angka korelasi terendah dengan skor totalnya adalah item 15 (P15) dengan nilai korelasi 0,275 yang hanya valid pada taraf signifikansi 5%, namun tetap dikatakan valid. Sedangkan dari uji reliabilitas dengan menggunakan rumus Spearman Brown menunjukkan angka sebesar 0,782. Jika dibandingkan dengan r tabel dengan tingkat signifikansi 1% (0,256) dan 5% (0,195), maka angka Spearman Brown ini lebih besar dari r tabel yang berarti instrumen tersebut dapat dikatakan reliabel. Analisis kualitas pelayanan dengan model SERVQUAL dapat diketahui bahwa kelima dimensi kualitas pelayanan dalam bidang kesehatan di Puskesmas KKU bernilai negatif, sehingga secara keseluruhan menggambarkan kualitas pelayanan belum baik dengan skor SERVQUAL sebesar -0,92. Sedangkan dilihat dari per dimensi yang memiliki kualitas pelayanan tertinggi adalah daya tanggap (responsiveness), yaitu sebesar -1,20. Dimensi yang memberikan kualitas layanan terendah adalah bukti fisik (tangibles) sebesar -0,65. Sedangkan dengan model Diagram Kartesius dapat diketahui bahwa 5  atribut yang termasuk dalam kuadran A yang menjadi skala prioritas,  yaitu : kecepatan dalam proses layanan; keberadaan, kesigapan, kecepatan dan keterampilan tenaga medis; perlengkapan dan fasilitas yang pokok di puskesmas serta tempat duduk pasien pada ruang tunggu perlu ditingkatkan.

Good public health services is a dream and ideals that are expected by all levels of society in all areas, including the District of Kayong Utara. This study examines the quality of public health Service in district of Kayong Utara. This study used research instruments which were tested for validity and reliability. Test the validity indicates that the instrument is valid with the lowest correlation number with the total score is item 15 (P15) with a 0.275 correlation value is only valid at the significance level of 5%. While the reliability test using Spearman Brown formula showed score at 0.782. When compared with r  table with a significance level of 1% (0.256) and 5% (0.195), then the number Spearman Brown was bigger than r  table which means that the instrument can be said to be reliable. Analysis of service quality with SERVQUAL models showed five dimensions of service quality in the public health in Puskesmas KKU were negative. That means overall quality of public health service was not good with SERVQUAL score of -0.92. Highest  dimension that showed the highest quality of service is the responsiveness (-1.20), while the lowest was tangibles (-0.65). Cartesian Diagram model concluded that 5 attributes in quadrant A, which became priorities to be upgraded, namely: the speed of the service process; the presence, readyness,  speed and skills of medical personnels; facilities at health centers;  patient seats at the waiting room.


Teks Lengkap:

PDF


DOI: http://dx.doi.org/10.29406/br.v12i2.71

Refbacks

  • Saat ini tidak ada refbacks.




Creative Commons License

Hak Cipta dilindungi oleh Buletin Al-Ribaath yang dilisensikan dibawah Lisensi International Creative Attribution-ShareAlike 4.0

Al-Ribaath telah terindex:

website statistics