PENYULUHAN ZAT ADITIF BERBAHAYA PADA MAKANAN DI MTS DAN MA MINHAJUL AMILIN DESA SUNGAI ASAM

Fitriani Fitriani Fitriani Fitriani

Sari


Kegiatan ini dilakukan dengan maksud dan tujuan untuk memberikan pengetahuan tentang bahayanya zat aditif pada makanan, khususnya tingkat SMA dan SMP di desa sungai asam. Berdasarkan keterangan beberapa narasumber bahwa salah satu masalah yang cukup rentan di desa ini adalah pengetahuan siswa –siswa tentang bahayanya zat aditif sangat minim. Akibatnya banyak penyakit yang timbul seperti batuk, alergi dll. Berdasarkan permasalahan tersebut, maka perlunya peneliti mengajak para pemuda desa sungai asam ini untuk memahami betapa pentingnya penyuluhan tentang bahayanya zat aditif pada makanan. Adapun kegiatan penyuluhan ini dibuat dengan simulasi sederhana menggunakan alat bantu berupa slide presentasi menggunakam power point.  Hasilnya pada saat kegiatan penyuluhan dengan menampilkan banyak video dan  simulasi yang dimuat, terlihat sekali antusias dan peran aktif peserta dalam mengikutinya. Tahap selanjutnya tentunya melakukan evaluasi bersama pihak sekolah yang bertujuan untuk melihat kembali bagaimana pelaksanaan kegiatan serta manfaatnya bagi peserta. Berdasarkan keterangan secara lisan oleh kepala MA Minhajulamilin bahwa materi yang diberikan adalah materi yang sangat cocok sekali, karena memang pada saat ini siswa – siswa sangat kurang pengetahuannya akan bahaya zat aditif pada makanan terhadap kesehatannya sehingga terkadang mereka cenderung asal asalan dan kurang memperhatikan makanan yang dibeli dan dikonsumsi.

Kegiatan ini dilakukan dengan maksud dan tujuan untuk memberikan pengetahuan tentang bahayanya zat aditif pada makanan, khususnya tingkat SMA dan SMP di desa sungai asam. Berdasarkan keterangan beberapa narasumber bahwa salah satu masalah yang cukup rentan di desa ini adalah pengetahuan siswa –siswa tentang bahayanya zat aditif sangat minim. Akibatnya banyak penyakit yang timbul seperti batuk, alergi dll. Berdasarkan permasalahan tersebut, maka perlunya peneliti mengajak para pemuda desa sungai asam ini untuk memahami betapa pentingnya penyuluhan tentang bahayanya zat aditif pada makanan. Adapun kegiatan penyuluhan ini dibuat dengan simulasi sederhana menggunakan alat bantu berupa slide presentasi menggunakam power point.  Hasilnya pada saat kegiatan penyuluhan dengan menampilkan banyak video dan  simulasi yang dimuat, terlihat sekali antusias dan peran aktif peserta dalam mengikutinya. Tahap selanjutnya tentunya melakukan evaluasi bersama pihak sekolah yang bertujuan untuk melihat kembali bagaimana pelaksanaan kegiatan serta manfaatnya bagi peserta. Berdasarkan keterangan secara lisan oleh kepala MA Minhajulamilin bahwa materi yang diberikan adalah materi yang sangat cocok sekali, karena memang pada saat ini siswa – siswa sangat kurang pengetahuannya akan bahaya zat aditif pada makanan terhadap kesehatannya sehingga terkadang mereka cenderung asal asalan dan kurang memperhatikan makanan yang dibeli dan dikonsumsi.




DOI: http://dx.doi.org/10.29406/br.v12i1.505

Refbacks

  • Saat ini tidak ada refbacks.




Creative Commons License

Hak Cipta dilindungi oleh Buletin Al-Ribaath yang dilisensikan dibawah Lisensi International Creative Attribution-ShareAlike 4.0

Al-Ribaath telah terindex:

website statistics